Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Penembakan
Tokoh Oposisi Tunisia Ditembak Mati
Friday 26 Jul 2013 21:32:03

Pembunuhan Mohamed Brahmi merupakan pembunuhan politisi kedua dalam setahun.(Foto: afp)
TUNISIA, Berita HUKUM - Seorang pemimpin oposisi Tunisia, Mohamed Brahmi, ditembak mati di luar rumahnya di ibukota Tunis.

Brahmi yang memimpin Partai Gerakan Rakyat merupakan anggota Majelis Nasional, yang sedang merancang konsitusi Tunisia yang baru. Masih belum jelas siapa yang berada di balik penembakan tersebut.

"Mohamed Brahmi ditembak mati di luar rumahnya di Ariana," seperti dilaporkan stasiun TV dan kantor berita milik pemerintah TAP.

Ditambahkan bahwa beberapa pria bersenjata menembak Brahmi di depan istri dan anknya pada Kamis 25 Juli pagi waktu setempat.

Pembunuhan ini terjadi enam bulan setelah pembunuhan tokoh oposisi penting Tunisia, Chokri Belaid, awal FebruariKlik tahun ini.

Kematian Belaid memicu unjuk rasa meluas dan krisis politik yang dituding diakibatkan partai pemerintah yang beraliran Islam, Partai Ennahda, tidak cukup bertindak untuk mencegah berkembangnya kekerasan politik.

Unjuk rasa yang meluas itu mendorong Klik pembentukan pemerintahKlik baru Tunisia,Klik yang terdiri dari kelompok teknokrat nonpartisan sampai pemilihan umum berlangsung.

Pengaruh politik Brahmi tidak sebesar Belaid, namun dia merupakan politisi beraliran kiri yang sering mengkritik pemerintah pimpinan Partai Ennahda.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Penembakan
 
• PM Australia menjenguk 'pahlawan sejati Australia' Ahmed el Ahmed yang berhasil merebut senjata pelaku penembakan masal
 
• 3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat
 
• Kapolri Janji Ungkap dan Proses Hukum Kasus Baku Tembak Sesama Anggota Polri secara Transparan
 
• Rumdis Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Geger, Satu Anggota Polisi Tewas Ditembak
 
• Polisi Tetapkan Ipda OS Tersangka Kasus Penembakan di Tol Bintaro
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]