Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 

Tim SAR Berhasil Temukan Heli yang Jatuh
Thursday 04 Aug 2011 15:59:52

Istimewa
*Satu Korban Sempat Ditemukan Dalam Kondisi Selamat

MANADO-Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan helikopter milik Nyaman Air yang disewa perusahaan kontraktor pertambangan PT Nusa Halmahera Mineral (NHM). Heli tipe Bell 412 ini ditemukan di kawasan lereng Gunung Dua Saudara, Bitung, Sulawesi Utara. Sembilan dari 10 penunpangnya ditemukan tewas di tempat kejadian.

Sembilan korban kecelakaan helikopter pada Kamis (4/8) dini hari itu, langsung diberangkatkan ke RSUP Prof. Kandow Malalayang, Manado. Sedangkan korban Dian Rimba Rudiansyah yang ditemukan masih selamat, sempat menjalani perawatan di RSUD Manembonembo, Bitung. Namun, setelah beberapa jam menjalani perawatan, ia akhirnya mengembuskan nafas terakhirnya. Jenazahnya pun langusng dibawa ke RSUD Kandow.

Identitas 10 korban kecelekaan helikopter itu, yakni Dian Rimba Rudi (Indonesia), Zainudin Ahmad (Indonesia), Roy Nawawi (Indonesia), Adrian Aird (Indonesia), Wilson Josua Sibarani (Australia), Barry Tom Limpson (Australia), Dion Rennie (Australia), Roelof Roodth (Australia), Capten Edi Purnomo (Captain) dan Humaidi (Teknisi)

Sementara itu, Ny Ellen Lumenta, ibu dari Roy Nawawi masih belum percaya anaknya meninggal dunia. Apalagi dirinya bersama keluarga telah mempersiapkan pesta pernikahan bagi anaknya tersebut. "Pesta pernikahan akan berlangsung 5 September 2011, namun siapa menyangka akan jadi seperti ini," ujarnya dengan suara parau dan diselingi isak tangis.

Keluarga dan sanak saudara Roy Nawawi menunggu jenazah korban dievakuasi pihak berwajib dari lokasi jatuhnya helikopter. Keluarga korban lainnya adalah Kapten Edy Purnomo (kru helikopter jenis PK-FUG), Yanny juga menunggu kedatangan jenazah yang masih dievakuasi. Jenazah Edy Purnomo akan langsung dibawa ke Kediri, Jawa Timur untuk dikebumikan di kampung halamannya.

Sementara itu, menurut Ketua Unit SAR Kota Bitung Arnold Karamoy, pihaknya kesulitan menembus lokasi kejadian. Apalagi untuk mengevakuasi jenazah. Untuk itu, tim SAR terpaksa membawa mobil off road untuk menarik heli yang menjepit tubuh korban dengan pohon. “Korban tewas karena terjepit dan banyak kehilangan darah,” ujar dia.(mic/sya)


 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]