Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 

Terdakwa Penjual iPad Minta Dibebaskan
Tuesday 04 Oct 2011 17:50:50

Randy Lester Samusamu dan Dian Yudha Negara (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Dian Yudha Negara dan Randy Lester Samusamu meminta kepada majelis hakim untuk menolak replik yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU). Terdakwa kasus penjualan Ipad tanpa manual book bahasa Indonesia itu, tanggapan jaksa itu tidak mendalilkan apa pun soal pelanggaran hukum.

Hal ini disampaikan kuasa hukum Dian dan Randy, Erdiana dalam dupliknya yang disamoaikan dalam sidang perkara itu yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (4/10). Menurutnya, jaksa hanya menanggapi pembelaan terdakwa penolakan dakwaan serta tuntutannya itu. Jaksa sama sekali tidak menguraikan dalil-dalil hukum atas terhadap pembelaan pihak terdakwa.

"Penolakan atas pledoi para terdakwa dan tim penasehat hukum oleh penuntut umum itu, tanpa disertai penjelasan alasan serta fakta-fakta hukum. Tidak pula ada penyangkalan terhadap pleidoi yang kami sampaikan," jelas Erdiana.

Ia pun berpendapat bahwa majelis hakim tak layak menjatuhkan vonis bersalah terhadap kliennya ini. Pertimbangannya, dalam Permendag Nomor 19/2009 menyatakan bahwa iPad tidak termasuk dalam 45 produk yang wajib menyertakan buku panduan bahasa Indonesia.

Kemendag juga belum menyatakan bahwa produk iPad itu belum termasuk produk yang wajib dilengkapi dengan petunjuk penggunaan dan kartu jaminan purna-jual dalam bahasa Indonesia. Pernyataan ini jelas tertuang dalam surat bernomor 014/SPK/Sd/0/2011.

"Dengan demikian, terdakwa Dian dan Randy tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan penuntut umun. Atas dasar ini, kami mohon majelis hakim membebaskan kedua terdakwa," kata Erdiana.

Usai pembacaan duplik, majelis hakim yang diketuai Sapawi menetapkan sidang ditunda untuk dilanjutkan pada Selasa (18/10) mendatang. Agenda sidang itu untuk menyampaikan vonis yang akan disampaikan majelis. "Pemeriksaan perkara sudah selesai dan kami tinggal musyawarah untuk menjatuhkan putusan," kata hakim ketua Sapawi.

Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa penjual Ipad Dian dan Randy dengan hukuman lima bulan. Mereka dianggap terbukti bersalah melakukan pelanggaran Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1) Huruf j UU Nomor 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, karena menjual Ipad tak berpetunjuk bahasa Indonesia. JPU meminta barang bukti 8 unit iPad itu untuk segara dimusnahkan.(tnc/wmr)


 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]