Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penembakan
Serempetan di Depan Hotel Maharaja, Taxi Express Ditembak Pengemudi Mobil
Monday 26 Oct 2015 20:38:00

Ilustrasi. Penembakan.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebuah mobil Taxi Express nomor polisi B 1698 KTH ditembak pengemudi mobil pribadi di depan Hotel Maharaja, Jl Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan. Penembakan diduga dipicu akibat serempetan di jalan raya.

"Diduga mereka serempetan, kemudian pengemudi mobil pribadi ini menembak Taksi Express," kata Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Priyo Utomo Teguh Santoso , Senin (26/10).

Peristiwa terjadi pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, taksi membawa penumpang dari arah Jl Tendean ke Mampang, tiba-tiba ditembak orang tidak dikenal dari dalam sebuah mobil. Pelaku penembakan mengendarai mobil mewah Rang Over dengan nopol B 1 WTO.

"Tembakannya mengenai bemper belakang dan tembus ke ban kiri belakang," ungkap Kapolsek.

Saat terkena tembakan, ban mobil taksi tersebut gembos, namun sang sopir masih melanjutkan perjalanan hingga ke Jl Bangka 3. "Kemudian melapor ke Pospol," imbuh Kapolsek.

Sementara Kompol Priyo belum bisa memastikan, apakah pelaku menggunakan senjata api atau airsoft gun. "Nanti ketahuan setelah dicek Labfor," tambah Kompol Priyo.

Dari informasi sopir taksi, Polisi mendapatkan pelat nomor mobil tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelakunya.(fb/poldametrojaya/bh/sya)


 
Berita Terkait Penembakan
 
• PM Australia menjenguk 'pahlawan sejati Australia' Ahmed el Ahmed yang berhasil merebut senjata pelaku penembakan masal
 
• 3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat
 
• Kapolri Janji Ungkap dan Proses Hukum Kasus Baku Tembak Sesama Anggota Polri secara Transparan
 
• Rumdis Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Geger, Satu Anggota Polisi Tewas Ditembak
 
• Polisi Tetapkan Ipda OS Tersangka Kasus Penembakan di Tol Bintaro
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]