Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
PKS
Seratus Ribu Lebih Kader PKS di GBK Siap Menuntaskan Babak Kedua
Sunday 16 Mar 2014 13:08:31

Kampanye hari pertama Pemilu Legislatif 2014, seratus ribu lebih Kader PKS di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (16/3).(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Seratus ribu lebih kader Partai Keadilan Sejahtra (PKS) memutihkan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta Pusat, dalam kampanye perdananya yang mulai digelar hari ini Minggu ini, yang menghadirikan juru kampanye (Jurkam) Nasional; Ketua Umum DPP PKS/ Presiden PKS Anis Matta, Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminundin, Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan, Lc., dan Mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid.

Dalam pidato politiknya Presiden PKS mengatakan, bahwa PKS telah melalui babak pertama sejak satu tahun yang lalu, dimana pada saat itu keadaan PKS di ibaratkan seperti dalam kisah Nabi Yusuf.

"Saya bercerita kepada saudara semua tentang kisah Nabi Yusuf AS, ketika nabi Yusuf di buang saudara -saudaranya disumur, dan satu tahun lalu kita mengalami peristiwa yang sama, kenapa kita terpuruk dalam sumur itu?, namun perlihatkan pada bangsa PKS bisa keluar dari semur itu. Kita saat ini sudah keluar dari sumur itu," teriak Anis Mata, dan disambut takbir ratusan ribu kader PKS yang memadati GBK, Minggu (16/3).

Dijelaskanya, bahwa Babak kedua dalam kisah perjalanan Nabi Yusuf, dimana Yusuf dari sumur menuju ke Istana, siap menuntaskan babak ke dua, "kader PKS siap menuntaskan babak kedua?" Tanya Anis Matta.

Dan dijawab dengan serempak, "Siap".

Menurut Anis Matta, PKS saat ini telah keluar dari badai besar, dengan Iman yang lebih kuat dan tekad lebih membara, dan hari ini kami buktikan dengan putihkan Jakarta.

"Siapa pun yang memimpin Indonesia tidak bisa hanya seorang Presiden, tetapi siapa yang bisa menjadikan, hatinya Indonesia, otaknya Indonesia, dan siap menjadi tulang punggung Indonesia, Insha Allah," pungkas Anis Matta.(bhc/put)


 
Berita Terkait PKS
 
PKS Dinilai Gagal Move On Buntut Minta Anies Tak Bentuk Parpol, Berkaca Pilkada Jakarta dan Depok
 
PKS Resmi Usung Anies Baswedan-Sohibul Iman Sebagai Cagub-Cawagub Jakarta
 
Hasil Rapimnas, Syaikhu Ungkap Kriteria Capres Pilihan PKS
 
Usul Raffi Ahmad Capres 2024, PKS Sedang Berusaha Mengubah Citra sebagai Partai Tengah
 
Fraksi PKS: KEM-PPKF 2023 Harus Cermati Arah Politik Anggaran Negara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]