Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 

Ribuan Aparat Gabungan Siap Amankan Pilbup Bekasi
Wednesday 22 Feb 2012 19:23:31

Kapolresta Bekasi Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat saat memimpin apel kesiapan perhelatan Pemilukada Bekasi (Foto: BeritaHUKUM.com/EKO)
BEKASI (BeritaHUKUM.com) – Aparat gabungan terdiri dari Polresta Bekasi, TNI, Linmas, Brimob serta unsur masyarakat menggelar apel siaga di halaman kantor Pemkab Bekasi, Jawa Barat, Rabu (22/2). Hal ini merupakan kesiapan pengamanan menjelang kampanye yang akan berlangsung mulai Kamis (23/2) besok. Kampanye itu merupakan bagian dari tahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) yang akan digelar pada 11 Maret mendatang.

" Untuk total aparat gabungan sebanyak 10.625 personel. Sedangkan sebagiannya atau 1.302 personil Kepolisian akan dikerahkan khusus pengamanan di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) se Kabupaten Bekasi yang berjumlah 3.906 TPS." Kata Kapolresta Bekasi Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat kepada wartawan, usai gelar pasukan pengamanan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) itu.

Menurut dia, pihaknya sangat berharap kepada seluruh pihak untuk memiliki rasa tanggung jawab, guna mengawal terselenggaranya pemilukada Bekasi yang langsung, umum, bebas dan rahasia (LUBER) sesuai tahapan serta prosedur yang berlaku. “Proses demokrasi pemilukada Bekasi sudah sepatutnya di kedepankan," paparnya

Kampanye yang mulai digelar besok, lanjut Wahyu, sudah mulai dengan pemaparan visi-misi dari masing-masing pasangan calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) Bekasi yang diketahui kampanye memilik dua kategori yakni, terbuka dan tertutup. "Kampanye secara terbuka sejumlah ruas jalan protokol dan titik jalan lainnnya yang akan dilalui para pendukung calon menjadi fokus sekaligus mendapat pengawalan agar tidak menimbulkan kemacetan," jelas dia.

Berdasaraan data yang diperoleh wartawan, dari total 2.866.306 jiwa penduduk Kabupaten Bekasi, hanya 1.746.281 jiwa yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Mereka ini pada 11 Maret nanti akan memberikan hak pilihnya dalam Pemilukada untuk kali kedua yang digelar Bekasi. Pemilukada pertama Kabupaten Bekasi berlangsung pada 2007 lalu.(eko)


 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati
Batal jadi ibu kota, CBA desak Kejagung usut proyek IKN yang habiskan anggaran Rp75,8 triliun
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]