Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 

Rakornas Partai Demokrat takkan Menjadi KLB
Tuesday 19 Jul 2011 17:30

JAKARTA-Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Saan Mustapa menjamin ajang rapat koordinasi Nasional (Rakornas) tidak akan berubah menjadi Kongres Luar Biasa (KLB) untuk mendongkel duet Anas Urbaningrum-Edhi Baskoro Yudhoyono atau Ibas.

Dia mengatakan seluruh kader Demokrat pasti tunduk dan patuh dengan arahan Ketua Dewan Pembina Demokrat SBY yang disampaikan dalam pidato beberapa waktu lalu, bahwa soliditas partai harus dijaga dan menjamin kepengurusan Anas-Ibas harus dipertahankan.

"Saya yakin seluruh kader Demokrat akan tunduk dan patuh pada arahan pak SBY," katanya saat ditemui di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (19/7).

Dia juga mengatakan pada Rakornas nanti, tidak akan muncul faksi-faksi atau kubu-kubuan. "Kita tegaskan tidak akan ada faksi-faksi pada Rakornas," ujarnya.

Anggota Komisi III DPR ini menambahkan Demokrat tetap berkomitmen pada agenda pemberantasan korupsi. Secara konkrit, lanjut Saan partai akan selalu konsisten dengan proses penertiban sejumlah kader yang bermasalah seperti terhadap mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.

“Pada kasus Nazaruddin, adalah bentuk dalam upaya mewujudkan komitmen terhadap pemberantasan korupsi dengan kita memberikan beberapa surat peringatan,” katanya.

Sejauh ini persiapan teknis pelaksanaan Rakornas sudah mencapai 85 persen. Tema yang akan diangkat dalam rakornas adalah 'konsolidasi, perbaikan dan peningkatan kinerja’.

“Pada Rakornas nanti kita akan membicarakan hal strategis, dan menjadi ajang konsolidasi dan meningkatkan kinerja partai dalam menunaikan amanat yang diperoleh dari Pemilu 2009,” terang Saan.

Direncanakan sekitar 5.000 kader partai akan menghadiri rakornas yang akan dilangsungkan pada 23-24 Juli mendatang di Sentul, Bogor tersebut. Mereka datang dari unsur pimpinan pusat dan daerah partai, serta unsur anggota legislatif dari pusat dan daerah.(bie)


 
Berita Terkait
 
•
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]