Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 

RIM Ketar-ketir PlayBook Bisa Diretas
Thursday 01 Dec 2011 21:55:24

Ilustrasi (Foto: Ist)
Mungkin kita sering mendengar istilah jailbreaking pada perangkat berplatform iOS atau rooting pada Android. Perangkat keluaran Research In Motion (RIM) tersebut, selama ini terkenal sulit untuk di root. Hal ini yang mengilhami seorang pengembang perangkat lunak bernama Chris Wade, sukses meretas tablet BlackBerry PlayBook.

Hal ini dimaksudkan, agar dapat diotak-atik sesuai keinginan pengguna, dan dapat dapat mengakses, file, folder dan pengaturan yang biasanya tidak tersedia untuk sistem operasi versi pengembang. Atas temuan ini, RIM merasa ketar-ketir, karena perangkat mereka terkenal tidak dapat diretas.

Seperti dilaporkan situs Berry Review, Kamis (1/12), kontan saja mereka merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa sekarang mereka sedang melihat dimana celah sistem yang dapat diretas. RIM akan berusaha mencegah pihak luar merilis software untuk root sistem BlackBerry OS. RIM mengumumkan bahwa sejauh ini hanya Playbook yang dapat diretas, jajaran smartphone mereka masih belum terpengaruh.

Rooting atau jailbreaking adalah proses yang memungkinkan pengguna smartphone dan perangkat mobile lain yang meretas sistem operasi untuk mencapai kontrol istimewa dikenal sebagai "root access". Tujuannya untuk mengatasi keterbatasan yang dikenakan pihak vendor pada beberapa perangkat. Peretasan ini diperbolehkan menurut undang-undang.(sci/sya)


 
Berita Terkait
 
•
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]