Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 

Polri Kesulitan Tambah Tersangka Pemalsu Surat MK
Saturday 06 Aug 2011 21:27:11

Istimewa
JAKARTA-Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Komjen Pol Sutarman mengaku, pihaknya cukup sulit dalam menetukan calon tersangka kasus dugaan pemalsuan surat keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Pasalnya, keterangan disampaikan para saksi masih berbeda-beda.

Menurut dia, pihaknya perlu melakukan penelitian lagi yang lebih jauh untuk mencocokan keterangan saksi dalam kasus yang diduga melibatkan seorang ketua DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati. "Kami tunggu pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan keputusan yang bulat tentang keterangan yang masih berbeda. Perlu kehati-hatian dalam memproses kasus ini," ujarnya di Jakarta, Sabtu (6/8).

Ditanya mengenai kapan akan dilakukan konfrontir terhadap para saksi supaya jelas siapa yang berbohong, Sutarman enggan menyampaikannya. Alasannya, strategi pemeriksaan tak bisa diungkapkan kepada public. Namun, dirinya memastikan bahwa kasus ini ditangani dengan keseriusan. "Mungkin kami masih harus memeriksa sejumlah saksi lagi,” jelas mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.

Disinggung mengenai keterlibatan juru bicara Partai Demokrat Andi Nurpati dan panitera MK Zaenal Arifin Hoesein dalam pemalsuan Surat Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Agustus 2009, Sutarman pun memilih untuk bungkam. Dengan diplomatis hanya menyatakan, siapa pun akan diperiksa. “Tunggu saja,” selorohnya.

Sebelumnya, juru bicara MK Aki Mochtar langsung mengritik sikap tim penyidik Bareskrim Polri yang menangani kasus ini sangat lamban. Padahal, bukti awal sudah sangat jelas siapa saja yang terlibat. Jika pemeriksaan hanya berputar-putar di MK dan KPK, sebaiknya tak usah Mabes Polri yang menanganinya, cukup Polsek Tanah Abang saja.

Akil pun mempertanyakan mudahnya menetapkan Masyhuri Hasan sebagai tersangka, namun aktor-aktor kelas kakapnya belum juga ditetapkan. Jika hanya menjadikan Masyhuri dan lainnya, takkan menyentuh aktor intelektualnya. Aneh, dalam rekonstruksi saja tim penyidik tak memanggil para saksi yang diduga kuat ikut bermain, hanya melibatkan pelaksana lapangan saja.

Seperti diberitakan, Sekjen MK Janedri M Gafar di depan anggota Komisi II DPR RI menyebutkan, konsep pemalsuan surat MK terkait calon anggota legislatif Dapil Sulawesi Selatan I dari Hanura, Dewi Yasin Limpo, dilakukan di kediaman mantan Hakim Konstitusi, Arsyad Sanusi. Hal tersebut terus berkembang bila Andi Nurpati disebut-sebut sebagai otak pemalsuan tersebut. (tnc/bie)


 
Berita Terkait
 
•
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]