Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    
 
Penembakan
Polisi Tembak Mati Pelaku Penembak Advokat Ardian Rizaldi
2016-06-24 13:42:35

lustrasi, Penembakan (Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Jatanras Polres Metro Jakarta Utara menembak mati Hartono alias Atong di tempat persembunyiannya di Komplek Pondok Agung, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (23/6). Atong adalah tersangka kasus penembakan advokat, Ardian Rizaldi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono mengatakan, saat hendak ditangkap, Atong melawan dengan menggunakan senjata tajam. Petugas terpaksa melakukan penembakan hingga ia tewas.

"Kami sudah melakukan SOP yang benar dengan menembak kaki, namun ia melawan. Karena mengancam nyawa petugas, kami terpaksa melumpuhkannya hingga akhirnya ia tewas," kata dia saat dihubungi di Jakarta.

?Kini, jazad Atong sudah dibawa ke Jakarta untuk disemayamkan di RS Polri. Sementara, barang bukti senjata api yang digunakan pelaku untuk melukai Ardian, dikabarkan berada di mobil pelaku yang diparkir di Bandara Soekarno Hatta.

"Kami masih menyelidiki soal asal usul senjata itu," tutup Awi.

Diketahui, Ardian Ramandha Rizaldi seorang advokat anggota Perhimpunan Advokat Indonesia, menjadi korban tembak terkait kasus yang tengah ditanganinya, Rabu (14/6).

Ia pun mengalami luka parah di perutnya akibat tertembus timah panas. Sebelum ditembak, korban mendapat telepon dari pelaku penembakan yang diketahui bernama Hartono alias Atong. Permasalahannya dipicu oleh saling ?ejek dan berkelahi terkait perkara yang tengah ditangani advokat muda itu.

Menurut Julius Rizaldi, advokat senior petinggi Peradi yang juga ayah kandung Ardian, kejadian penembakan tersebut oleh saudara kandung dari klien Ardian terkait perkara sengketa rumah di Batam, Kepulauan Riau.? (elf/JPG/jawapos/bh/sya)


 
Berita Terkait Penembakan
 
• PM Australia menjenguk 'pahlawan sejati Australia' Ahmed el Ahmed yang berhasil merebut senjata pelaku penembakan masal
 
• 3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat
 
• Kapolri Janji Ungkap dan Proses Hukum Kasus Baku Tembak Sesama Anggota Polri secara Transparan
 
• Rumdis Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Geger, Satu Anggota Polisi Tewas Ditembak
 
• Polisi Tetapkan Ipda OS Tersangka Kasus Penembakan di Tol Bintaro
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]