Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PNS
Permintaan CPNS Baru 2013 Ditunggu Sampai Akhir Februari
Sunday 27 Jan 2013 10:15:30

Ilustrasi, Pegawai Negeri Sipil (PNS). (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sehubungan dengan berakhirnya moratorium (penghentian sementara) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil pada akhir Desember 2012, Pemerintah kini membuka peluang kepada instansi pemerintah baik pusat maupun daerah untuk mengajukan tambahan PNS baru.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno dalam suratnya kepada Menteri Negara, Jaksa Agung, Kapolri, Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), dan Sekjen Lembaga Tinggi Negara pada 17 Januari lalu, menyampaikan bahwa formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara nasional setiap anggaran ditetapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN), dengan memperhatikan pendapat dari Menteri Keuangan (Menkeu) dan Kepala BKN.

"Formasi masing-masing satuan organisasi negara disusun berdasarkan analisis kebutuhan dan penyediaan pegawai sesuai dengan jabatan yang tersedia, sesuai norma, standar dan prosedur yang berlaku," kata Kepala BKN Eko Sutrisno.

Sehubungan dengan formasi itu, Eko mengingatkan pada masing-masing instansi pemerintah agar segera menyerahkan formasi bagi tiap unir organisasi sampai pada tiap kantor/satuan kerja kepada Menteri PAN paling lambat 1 (satu) bulan setelah berlakunya tahun anggaran (Februari 2013).

Daerah

Ketentuan mengenai penyediaan formasi CPNS itu juga berlaku bagi Provinsi atau Kabupaten/Kota yang menginginkan penambahan PNS baru.

Dalam suratnya tertanggal 17 Januari 2013, Kepala BKN Eko Sutrisno meminta Gubernur, Bupati/Walikota yang membutuhkan tambahan pegawai baru agar menyerahkan formasi PNS bagi tiap organisasi sampai pada tiap satuan kerja, dan menyampaikannya kepada Menteri PAN.

"Hasil penyusunan formasi PNS tersebut disampaikan kepada Menteri PAN dan Kepala BKN serta dilampirkan hard copy 1 (satu) unit SKPD selambat-lambatnya akhir Februari 2013," ungkap Eko, Minggu (27/1).

Penerimaan CPNS baru 2013 diperkirakan akan dilaksanakan pada Agustus-September mendatang, setelah pemerintah menuntaskan seleksi penerimaan CPNS Tenaga Honorer Kategori II pada Juli mendatang.(es/skb/bhc/opn)


 
Berita Terkait PNS
 
THR PNS Tidak Penuh, DPR Desak Pemerintah Keluarkan Kebijakan Adil
 
Koordinator TPDI, Petrus Salestinus: SKB 3 Menteri Langgar Hukum dan HAM Para Aparatur Sipil Negara
 
16 ASN Kaur Dipecat, Sementara Tersangka OTT BKDPSDM Lolos dari Pemecatan
 
DPR Dorong Pegawai Honorer Diberi Remunerasi
 
293 Honorer Kategori 2 Gantungkan Harapan dengan DPRD Kaur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]