Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 

Perampok Bantai Satu Keluarga
Saturday 30 Jul 2011 01:30:45

Istimewa
*Korban Diduga Kenal Dekat dengan Pelaku

BANDUNG-Satu keluarga ditemukan tewas di Jalan Raya Banjaran Kp. Pengkolan RT 3 RW 3 Desa Banjaran Wetan Kecamatan Banjaran Kab. Bandung, Jumat (29/7) sore. Apo (66), beserta istrinya Lilis (64) dan cucunya Teisha (4) diduga tewas dengan digorok pada bagian leher. Diduga mereka dibunuh beberapa hari lalu, namun mayat mereka baru ditemukan.

"Peristiwa pembunuhan diduga terjadi lima atau enam hari lalu karena lima hari lalu ketika Apo sempat terlihat membeli pulsa. Dan, pencurian disertai pembunuhan itu diduga dilakukan pada malam hari," ujar Kapolres Bandung AKBP Sony Sonjaya,Jumat (29/7) malam.

Sony mengatakan, akibat pencurian disertai pembunuhan itu kendaraan Suzuki Karimun milik korban raib."Diduga pencuri sudah kenal dengan korban karena dilihat dari pencurian tidak ada kerusakan," kata Sony.

Tim identifikasi dari Polres Bandung masih menelisik tempat kejadian perkara yang sudah dipasangi garis polisi di sepanjang teras rumahnya. Mobil tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dan ambulans di parkir di halaman rumah. Lokasi pembunuhan saat ini menjadi tontonan warga sekitar. Mereka bergerombol di luar pagar halaman rumah tepat di tepi jalan raya.

Sementara itu bau tak sedap yang menyengat mulai tercium dari arah rumah tempat ketiga jasad ditemukan. "Dugaan para korban dihabisi lebih dari satu orang, tiga hari lalu. Kondisi jasadnya kelihatan sudah menggembung," ujar seorang polisi reserse kriminal dari Polres Bandung.

Para korban ditemukan oleh Agus, salah satu anak Apo. Agus sendiri kini masih tampak syok dan belum bersedia bicara kepada wartawan. Pria 40-an tahun ini memilih duduk tepekur di dalam sedan Charade D-1109-FT merah miliknya yang diparkir dekat ambulans.

Selain memeriksa korban dan rumah, polisi juga berupaya melacak jejak terakhir korban dan pelaku dengan menggunakan anjing pelacak. Hasilnya, polisi menemukan mobil merek Karimun warna hijau di toko material 'Buana..' yang berlokasi di sebelah utara rumah korban.(sfd)


 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]