Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Bawaslu
Pengamat: Kinerja Tidak Maksimal, Bawaslu Lebih Baik Dibubarkan
Thursday 23 May 2013 15:29:22

Ray Rangkuti.(Foto: BeritaHUKUM.com/riz)
JAKARTA, Berita HUKUM - Bagi pengamat politik, Ray Rangkuti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sampai hari ini belum juga menunjukan prestasi apapun dalam mengawasi tahapan Pemilu 2014.

Sehingga, Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima) ini menilai, bahwa Bawaslu tidaklah menjalankan perannya secara maksimal. Sehingga dirinya menyarankan Bawaslu dibubarkan saja.

"Bawaslu sampai saat ini apa prestasinya? Apa yang mereka (Bawaslu) lakukan saat ini? Bubarkan saja," kata Ray di Jakarta, Rabu (22/5).

Lebih lanjut, Ray menjelaskan terungkapnya calon legislatif ganda bukan Bawaslu yang mengungkap, melainkan Permadi. Terungkapnya dana kampanye yang kacau balau pun bukan data dari mereka, melainkan data dari ICW.

"Terungkapnya KPU berbohong pun bukan dari mereka, melainkan datangnya dari partai dan SIGMA," tutur Ray.

Bahkan, jika dibandingkan dengan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Lembaga yang dipimpin Jimly dan kawan-kawan ini lebih jauh efektif kinerjanya ketimbang Bawaslu. Hal itu terlihat, dengan dipecatnya 100 orang anggota KPUD.

DKPP juga telah memberikan sanksi peringatan terhadap anggota KPU pusat. Menurutnya, belum pernah terjadi sebelumnya anggota KPU diberikan peringatan di tengah tahapan pemilu.

"Padahal ongkos kerja DKPP pun lebih kecil dibanding Bawaslu. Bawaslu bisa sampai Rp 5 triliun sampai pemilihan presiden. DKPP saya kira ongkosnya tidak sampai Rp 1 triliun," paparnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Muhammad pernah menyatakan, bahwa lembaganya lebih mengedepankan pencegahan terjadinya pelanggaran Pemilu.

"Kalo ditanya kinerja, Bawaslu itu lebih mengedepankan pencegahan dibanding penindakan," ungkapnya beberapa waktu lalu.(bhc/riz)


 
Berita Terkait Bawaslu
 
Jokowi Naikkan Tunjangan Pegawai Bawaslu Dua Hari Menjelang Pemilu, Tertinggi hingga Rp 29 Juta
 
Soal Bagi-bagi Amplop Logo PDIP di Sumenep, Kritik Buat Bawaslu: Politik Boleh Bagi Penguasa?
 
Alasan Bawaslu Tidak Menindaklanjuti Laporan Kornas PD Soal Dugaan Tabloid Anies Baswedan
 
Praktik Politik Uang Berkedok Pembagian Masker di Tangsel, Masyarakat Lapor Bawaslu
 
Rilis Indeks Kerawanan Pemilu Pilkada 2020, Bawaslu: Ada 24 Daerah Rawan Konflik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]