Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Penembakan
Penembakan Brutal Tewaskan Delapan Orang
Thursday 13 Oct 2011 22:30:46

Lokasi penembakan diamankan aparat kamanan (Foto: Dailymail.co.uk)
LOS ANGELES (BeritaHUKUM.com) – Delapan orang tewas akibat aksi penembakan seorang pria di sebuah salon di kawasan Seal Beach, Los Angeles, Amerika Serikat (AS). Polisi menyebutkan enam orang dilaporkan langsung tewas di lokasi kejadian, sementara dua lainnya tewas saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Tidak lama setelah peristiwa itu, seperti diberitakan laman BBC, Kamis (13/10), polisi menangkap seorang pria tersangka pelaku penembakan tersebut. Sejumlah senjata juga dilaporkan ikut disita oleh polisi saat penangkapan tersebut.

"Polisi telah mengidentifikasi kendaraan tersangka saat meninggalkan lokasi kejadian penembakan. Petugas kemudian mengikuti kendaraan itu dan menghentikan arus lalu lintas kemudian menahan tersangka yang mengemudikan mobil itu,” kata Sersan Bowles dari kantor kepolisian setempat.

Sejumlah media setempat mengatakan pelaku menggunakan pelindung tubuh saat melakukan aksi penembakan yang berlangsung pada pukul 14.30 waktu setempat. Namun, polisi tidak bisa mengkonfirmasi apakah pria yang ditangkap itu memang menggunakan pelindung tubuh.

Meski demikian, polisi yakin bahwa pria yang ditangkap itu adalah tersangka pelaku penembakan tersebut. "Dia cukup kooperatif dan tidak melawan saat ditangkap. Kami yakin saat ini dengan satu tersangka yang sudah kami tahan," tambah Sersan Bowles.

Namun, polisi sejauh ini masih belum mengetahui motif pelaku melakukan aksi penembakan ini. Sejumlah petugas kepolisian dari wilayah sekitar Los Angeles juga ikut membantu penyelidikan kasus ini. "Aksi kejahatan besar seperti ini bukanlah sesuatu yang kerap terjadi di Seal Beach," kata Sersan Bowles kepada sejumlah wartawan.

Seal Beach adalah kota pantai berpenduduk sekitar 25.000 jiwa dan berlokasi sekitar 48 kilometer sebelah tenggara Los Angles. Di kota ini juga terdapat sebuah komplek militer milik angkatan bersenjata AS.(bbc/sya)


 
Berita Terkait Penembakan
 
PM Australia menjenguk 'pahlawan sejati Australia' Ahmed el Ahmed yang berhasil merebut senjata pelaku penembakan masal
 
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat
 
Kapolri Janji Ungkap dan Proses Hukum Kasus Baku Tembak Sesama Anggota Polri secara Transparan
 
Rumdis Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Geger, Satu Anggota Polisi Tewas Ditembak
 
Polisi Tetapkan Ipda OS Tersangka Kasus Penembakan di Tol Bintaro
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]