Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Gas
Pemerintah Siap Bangun Jaringan Gas Rumah Tangga di Lima Kota
Tuesday 04 Feb 2014 21:12:56

Jaringan Gas rumah tangga.(Foto: esdm.go.id)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana membangun jaringan distribusi gas bumi untuk rumahtangga di lima kota, yaitu Semarang, Batam, Bulungan, Sidoarjo dan Bekasi. Tahun ini, jumlah sambungan rumah yang akan dibangun mencapai 20.000.

“Pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga dilakukan, sebab badan usaha tidak tertarik melakukannya akibat minimnya keuntungan,“ kata Dirjen Migas Kementerian ESDM Edy Hermantoro, dalam siaran persnya, di Jakarta, Selasa (4/2).

Kementerian ESDM mendapat penugasan penyediaan infrastruktur ini melalui Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2009 tentang Rencana Kerja Pemerintah tahun 2010 dan Inpres Nomor 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2010.

Ia menambahkan program pembangunan jaringan distribusi gas bumi dilakukan di kota-kota atau daerah yang memiliki atau dekat dengan sumber gas bumi. Diutamakan daerah yang telah memiliki fasilitas jaringan gas bumi karena akan meringankan pembiayaan yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Sebelumnya, sejak 2009, pemerintah telah melakukan pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga. Hal Ini merupakan upaya pemerintah menyediakan gas bumi sebagai energi bersih, murah dan aman.

Sedangkan pada 2013, jaringan distribusi gas bumi telah dibangun di empat kota yaitu Sorong, Subang, Ogan Ilir dan Blora sejumlah 15.623 sambungan rumah.(ipb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Gas
 
Don't Gas Asia: Masyarakat Sipil Tuntut Upaya Nyata Dekarbonisasi, Bukan Solusi Palsu
 
Harga LPG Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini
 
Pemerintah Harus Hati-Hati Cabut Subsidi Elpiji 3 Kg
 
Pengoplosan Gas Subsidi Sebabkan Kelangkaan Gas Elpiji
 
Langka Gas Elpiji 3 Kg, Kegagalan Manajemen Logistik Nasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]