Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 

Pemerintah Ngotot Naikan TDL Pada April 2012
Monday 19 Dec 2011 22:26:50

DPR sudah menyatakan sikapnya menolak kenaikan TDL pada 2012 mendatang (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan rupanya ngotot untuk menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 10 persen pada April 2012 mendatang. Pemerintah lebih memilih menaikkan TDL dari pada menaikkan harga BBM bersubsidi.

"Saya lebih memprioritaskan menaikkan TDL, Kalau untuk BBM saya tidak mau berkomentar. Pemerintah akan kembali datang dan membahas mengenai rencana kenaikan TDL tersebut sebelum 31 Januari 2012.," kata Menteri Keuangan Agus Martowardojo di Jakarta, Senin (19/12).

Pemerintah, ungkap Menkeu, telah serius menggodok rencana ini dan akan merayu langsung ke Komisi VII DPR dalam waktu dekat. "Kami akan langsung mendatangi Komisi VII DPR, Karena kalau dihitung-hitung, ternyata TDL di Indonesia lebih murah dibandingkan dengan negara lain ASEAN," imbuh Agus.

Menurut dia, kenaikkan rata-rata TDL tahun depan adalah sebesar 10 persen. “Itu rata-rata ya. Artinya ada yang satu persen, atau lebih. Tapi ini sudah dipersiapkan nanti akan ada pembiacaran dengan DPR,” jelas mantan Dirut Bank Mandiri ini mempertegas.

Sebelumnya, Depkeu mengklaim pemerintah harus menambah beban subsidi listrik yang mencapai Rp 91 triliun pada 2011 ini atau tambah Rp 25,4 triliun dari subsidi listrik yang sebesar Rp 65,4 triliun. Jadi, pada 2011 ini sebesar Rp 160 triliunan telah dipakai untuk bayar BBM bersubsidi. Sedangkan untuk listrik itu sekitar Rp 91 triliun.

Sementara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menya¬takan bahwa kenaikan TDL belum dise¬pakati DPR. Sedangkan be¬saran subsidi listrik Rp 45 triliun di¬sepakati keduanya. Dengna demikian, dipastikan kenaikan TDL sebesar 10 persen yang akan diterapkan pada April 2012 mendatang.(dbs/ind)


 
Berita Terkait
 
•
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]