Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Pupuk
Pemda Kabgor Siasati Kelangkaan Pupuk
2016-11-29 21:17:24

Bupati Nelson Pomalingo, saat membahas permasalahan kelangkaan Pupuk bersama pihak produsen PT. Pupuk Kaltim dan PT. Petrokimia gresik, Dinas Pertanian dan Perkebunan, serta Diskoperindag, (27/11).(Foto: Istimewa)
GORONTALO, Berita HUKUM - Saat ini alokasi pupuk bersubsidi untuk kabupaten Gorontalo dari pusat sudah habis. Maka secara otomatis penyalurah berhenti. "Jadi pupuk tidak langka. Kenapa habis? karena alokasi yang diberikan oleh pusat hanya sedikit dan dibulan oktober kemarin terjadi pemotongan alokasi dari pusat," ujar Bupati Nelson Pomalingo, saat membahas permasalahan tersebut bersama pihak produsen PT. Pupuk Kaltim dan PT. Petrokimia gresik, Dinas Pertanian dan Perkebunan, serta Diskoperindag, (27/11).

Terkait persoalan tersebut, Nelson berharap untuk segera menyurati ke Kementrian Pertanian (Kementan) agar Pupuk bisa segera disalurkan oleh produsen tanpa menunggu SK Realokasi dari Kementerian tersebut, karena permintaan sudah sangat mendesak oleh Petani

Kedepan kata Nelson, pemerintah Daerah melalui SKPD terkait akan merecanakan agar subsidi pupuk ini akan dilakukan oleh daerah. Sehingga peran pemerintah daerah itu ada tanpa harus selalu berharap dari pusat

"Disamping itu, mengoptimalkan bumdes dan pihak perbankan dalam hal pembiayaan oleh petani dalam melakukan usaha budidaya pertanian," tutur Bupati.

Menurut Bupati, masalah kelangkaan Pupuk ini boleh terjadi lagi. "Ini harus kita bedah dan carikan solusi, agar kedepan tidak terulang lagi, dan harus ada kesadaran atau perubahan pola pikir petani dalam menggunakan pupuk berimbang untuk peningkatan produksi," pungkas Nelson.(bh/shs/hms)


 
Berita Terkait Pupuk
 
• Jaksa Agung Diminta Selidiki Kebijakan Subsidi dari Hulu Hingga Hilir dan Usut Tuntas Mafia Pupuk
 
• Legislator Minta Pupuk Indonesia Benahi Distribusi Pupuk Bersubsidi
 
• Komisi VII Keluhkan Kelangkaan Pupuk
 
• Mafia Pupuk Subsidi Rusak Tatanan Niaga
 
• Kelangkaan Pupuk Harus Segera Diselesaikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]