Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
#2019GantiPresiden
PKS Senang Gerakan #2019GantiPresiden Sukses
2018-08-06 08:01:13

Ilustrasi. Mari Gelorakan semangat #2019GantiPresiden.(Foto: @Riyadh33870329)
JAKARTA, Berita HUKUM - DPP Partai Keadilan Sejahtera senang dengan posisi gerakan #2019GantiPresiden di media sosial semakin diterima dan dipahami oleh masyarakat.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera kesuksesan gerakan #2019GantiPresiden juga menginspirasi kelompok-kelompok lain yang menginginkan pemerintahan baru. Salah satunya adalah Komite Persatuan Nasional-Ganti Presiden (KPN-GP) 2019 yang dipimpin Yudi Syamhudi Suyuti.

"Tentu kita bahagia, gembira karena gerakan ini semakin diterima baik ditingkat grassroot maupuan elit partai politik," ujar Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera dalam keterangannya, Minggu (5/8).

Mardani menambahkan pihaknya tidak keberatan jika gerakan yang digalang PKS ditambahkan nama Ketua Umum Prabowo Subianto. Penambahan nama Prabowo ini dimotori oleh KPN-GP.

Mereka, kata Mardani, mengkombinasikan #2019GantiPresiden dengan solusi nama yakni Prabowo Subianto.

"Yudi jalan sendiri, kita persilakan saja. Kalau kami punya struktur sendiri beda sama Yudi. Cuma kesamaannya 2019 ganti presiden. Tapi sebenarnya kami sama dia berbeda struktur," jelasnya.

Dia mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Yudi untuk menyatukan kekuatan kelompok-kelompok yang mengiginkan ada pergantian rezim dan memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto.

"Yudi sudah kontak saya (untuk ketemu) tapi saya belum ada waktu. Dalam perjalanan mudah-mudahan kita bisa ketemu," tukasnya.(nes/rmol/bh/sya)


 
Berita Terkait #2019GantiPresiden
 
• Masyarakat Sumbar Antusias Sambut Kedatangan Aktivis #2019GantiPresiden Neno Warisman dan Fadli Zon
 
• Aparat Pelaku Persekusi Harus Dilaporkan
 
• Gerakan Emak Emak Peduli Rakyat 'GEMPUR' Unjukrasa di Mabes Polri
 
• Agus Riewanto: Gerakan #2019GantiPresiden Merupakan Gejala Makar
 
• Tagar #2019GantiPresiden, Propaganda Politik dan Kurang Mendidik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]