Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 

Operasi Ibu Ani Yudhoyono Berlangsung Lancar
Friday 16 Mar 2012 13:08:24

Ibu Negara Ani Yudhoyono (Foto: Depdagri.go.id)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Tim Dokter Kepresidenan berhasil melakukan operasi pengangkatan batu yang terdapat dalam kandung empedu Ibu Negara Ani Yudhoyono. Tindakan medis yang berlangsung lebih dari satu jam itu berjalan lancer tanpa hambatan berarti.

“Tim dokter telah berhasil melakukan tindakan medis (pengangkatan batu dalam kantung empedu) telah berjalan lancar. Ketua tim dokter kepresidenan nanti akan menjelaskan prosesnya,” kata juru bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha kepada wartawan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat(16/3).

Keberhasilan ini, lanjut dia, tak lepas dari doa masyarakat. Atas hal ini pula pihak keluarga Presiden SBY menyampaikan rasa terima kasihnya atas segala doa masyarakat sehingga operasi Ibu Negara bisa berjalan lancar tanpa ada kendala berarti. "Kepada seluruh masyarakat, kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan doanya," ucapnya.

Menurut dia, sejauh ini Ibu Ani Yudhoyono tengah ditemani keluarga dan kerabat dekatnya. Hal ini diharapkan dapat memberikan kekuatan untuk membantu pemulihan pasca operasi yang telah berjalan lancar tersebut. “Keluarga masih menemaninya sebagai upaya mempercepat pemulihan kesehatannya,” tutur Julian.

Sementara Ketua Tim Dokter Kepresidenan Brigjen TNI dr. Aris Wisbudi memembenarkan operasi tersebut berjalan sukses. Tindakan medis yang dilakukan lebih dari satu jam itu, berjalan tanpa menemukan kendala berarti. “Beliau perlu waktu istrirahat 1-2 hari untuk pemulihan kesehatannya pascaoperasi,” jelas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ibu Ani Yudhoyono telah dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, sejak Kamis (15/3) pukul 10.00 WIB. Berdasarkan pemeriksaan tim dokter kepresidenan menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan ditemukan batu dalam kandung empedu disertai radang kandung empedu.

Operasi pengangkatan batu dalam kandung empedu itu dilakukan tim dokter Kperesidenan yang terdiri dari Dr. Budiono, Dr. Ponco dan Dr .Barlian. Presiden SBY bersama anak dan menantu serta kerabat dekatnya mendampingi jalannya operasi hingga selesai.(tnc/wmr)


 
Berita Terkait
 
•
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]