Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penembakan
Oknum Brimob Den D Tembak Istrinya di Bekasi
2016-03-13 19:40:26

Ilustrasi. Oknum Brigade Mobil (Brimob) Desatemen D Polri, Brigadir Aris atau inisial ACK (28).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kasus penembakan dilakukan seorang Oknum Brigade Mobil (Brimob) Desatemen D Polri, Brigadir Aris atau inisial ACK (28) terhadap istrinya Ani Fitriani (29) atau AF dirumahnya. Lokasi kejadian beralamat di Kampung Tegaldanas RT 01/RW 02, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada, Sabtu (12/3) dinihari.

Kapolresta Bekasi, Kombes M. Awal Chairuddin membenarkan tentang adanya kasus penembakan tersebut. "Saat ini, kasusnya telah ditangani Polda Metro Jaya," ujar Kombes M. Awal Chairuddin.

Sesaat setelah kejadian, petugas Polsek dan Babinsa langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerjadian berawal saat pelaku, Brigadir ACK pamit untuk berangkat ke lapangan untuk berdinas. Pelaku kembali ke rumah pada Jumat (11/3) sekitar pukul 23.30 WIB mengendarai sepeda motor.

Kejadian penembakan diperkirakan terjadi pada, Sabtu (12/3) pukul 02.00 WIB. Saat orangtua korban Dadang Hidayat (46), terbangun mendengar suara tembakan di dalam rumah Brigadir ACK.

Setelah dicek ke lokasi suara tembakan, ternyata korban sudah tergeletak dalam keadaan telungkup berlumuran darah dan pelaku dalam keadaan terlentang. Di samping kanan kepala korban terdapat senjata api.

Orangtua korban selanjutnya mengamankan senjata api milik pelaku dan mengajak pelaku ke rumah sakit, tapi pelaku berontak tidak mau ikut ke rumah sakit.

Pelaku coba melakukan bunuh diri setelah menembak istrinya AF yang diduga sedang hamil 5 bulan. Pelaku mengalami luka tembak dibagian kepala, sekarang masih dalam perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Kasus ini kini ditangani penyidikan Polda Metro Jaya.

Sementara, terkait kejadian ini, salah seorang anggota Polisi berinisial G yang tidak ingin disebutkan nama lengkap mengungkapkan pada pewarta, "Ini depresi Anggota, Pimpinan Polri harus lebih memikirkan anak buah. yang ada tekanan pekerjaan tambah tekanan keluarga masing-masing," ungkapnya.(bh/as/sya)


 
Berita Terkait Penembakan
 
PM Australia menjenguk 'pahlawan sejati Australia' Ahmed el Ahmed yang berhasil merebut senjata pelaku penembakan masal
 
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat
 
Kapolri Janji Ungkap dan Proses Hukum Kasus Baku Tembak Sesama Anggota Polri secara Transparan
 
Rumdis Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Geger, Satu Anggota Polisi Tewas Ditembak
 
Polisi Tetapkan Ipda OS Tersangka Kasus Penembakan di Tol Bintaro
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]