Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
KKP
Menteri KKP: KKP Akan Lebih Membuka Industri ke Daerah-Daerah
Monday 05 Nov 2012 19:21:02

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sharif C. Sutarjo.(Foto: Ist)
GORONTALO, Berita HUKUM - Indonesia sebagai Negara kepulauan memiliki kekayaan laut sangat besar. Namun potensi ini harus dikelola secara maksimal agar mempercepat pertumbuhan ekonomi, sehingga dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat khususnya para nelayan.

“Untuk itu kami Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga memiliki program industrialisasi nelayan yakni lebih membuka industri ke daerah-daerah,” ujar Menteri KKP, Sharif C. Sutarjo saat kunjungan kerja di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Senin (5/11).

Menurutnya, salah satu faktor yang yang dikeluhkan yaitu, masih minimnya akses pasar bagi nelayan saat akan memasarkan hasil lautnya. Disinilah pemerintah dalam hal ini KKP lewat program tersebut membuka peluang pasar bagi nelayan.

Dengan adanya industri-industri tersebut ungkapnya, maka sendirinya akan memacu meningkatnya produksi perikanan disatu daerah dan memiliki nilai tambah bagi nelayan itu sendiri.

“Terbukanya industri didaerah akan membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya, dan sejalan dengan tekad pemerintah pusat untuk memberantas kemiskinan, khususnya nelayan yang kehidupannya masih dibawah garis kemiskinan, serta akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara nasional,” urai Sharif.(bhc/shs)


 
Berita Terkait KKP
 
Jaga Kedaulatan Negara, Riezky Aprilia Tegaskan KKP untuk Serius Bahas RUU Landas Kontinen
 
Tragedi Karamnya 14 Kapal Nelayan Kalbar Harus Jadi Pelajaran Penting KKP
 
Mantan Menteri KKP Edhy Prabowo Divonis 5 Tahun Penjara
 
Gubernur Bengkulu Dan Bupati Kaur Akan Diperiksa KPK Kasus Edhy Prabowo
 
Resmi Jadi Tersangka, Edhy Prabowo Nyatakan Mundur dari Waketum Gerindra dan Menteri KKP
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]