Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Notaris
Menkum HAM: Tidak Ada Dualisme di Organisasi Notaris
Wednesday 05 Jun 2013 10:45:35

Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin (Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsudin menjelaskan ketika ditanya terkait adanya dua kepengurusan dalam organisasi profesi Ikatan Notaris Indonesia (INI) bahwa posisi pemerintah tidak mencampuri.

"Saya tidak mau mencampuri, terserah siapa saja organisasi Notaris yang paling maksimal menjalankan Ad/ART. Jadi tentu yang sudah sah, kalau saya tidak ada istilah dualisme, tentu yang mana yang paling baik kontribusinya kepada seluruh Notaris", ujarnya, Selasa (4/6) di Gedung Komisi III DPR RI Senayan Jakarta.

Amir mengatakan kalau masih ada pihak lain yang tidak mengakui salah satu pihak, itu bukan berarti ada dualisme kepengurusan, jangan lagi dihadapkan-hadapkan.

"Pemerintah dalam hal ini tidak pernah memandang dualisme dalam kepengurusan organisasi Notaris," kata Amir.

Mengenai Kongres Luar Biasa (KLB) di Bali, "ya kita lihat saja nanti, kita teliti labih lanjut, apa (KLB) di Bali itu sudah diselenggarakan sesuai dengan peraturan perundangan, serta AD/ART (INI) kita tunggu saja perkembangannya," pungkas Amir Syamsudin.

Seperti diketahui, Ketua Umum Ikatan Notaris Indonesia (INI) hasil kongres XXI di Balai Sudirman Jakarta periode 2012-2015 dibawah pimpinan Sri Rachma Chandrawati, sedangkan satu pihak kepengurusan lain yang merasa tidak puas dengan Koongres XXI melakukan (KLB) di Bali dengan ketua umum (INI) Adrian Djuani.(bhc/put)


 
Berita Terkait Notaris
 
• Oknum Notaris Dilaporkan ke Bareskrim Polri atas Dugaan Penggelapan Dokumen Klien
 
• Laporan Terhadap Notaris Otty Hari Ditolak, Rudyono: Ini Berbahaya Bagi Masa Depan Hukum Indonesia
 
• Dirjen AHU: GRIPS Penting Bagi Notaris untuk Cegah TPPU
 
• Pernah Diputus, Uji Ketentuan Wadah Tunggal Organisasi Notaris Dinyatakan 'Mutatis Mutandis'
 
• Ikatan Notaris Indonesia: MKN Tidak Berfungsi Sebagai Pembela Notaris
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]