Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 

Mengamuk di Karaoke, Polisi Amankan Polisi
Monday 22 Aug 2011 05:57:11

Ilustrasi
MAKASSAR-Satuan Provost mengamankan dua anggota Polres Bulukumba, Sulawesi Selatan. Mereka diduga melakukan perbuatan tak pantas sebagai aparat penegak hukum. Dua oknum polis inia diduga mabuk serta mengamuk hingga merusak salah satu tempat hiburan malam di Makassar, belum lama ini.

Seorang karyawan tempat hiburan malam, Fandy menuturkan, peristiwa berawal saat Brigadir Polisi Eka dan Brigadir Ambril datang bersama seorang rekannya ke tempat karaoke di Jalan Pettarani. Ketiganya yang diketahui membawa minuman keras dari luar itu memesan satu ruangan.

Mereka pun masuk ke dalam ruangan. Namun, tiba-tiba saja anggota polisi tersebut mengamuk hingga memecahkan kaca pintu. Akibatnya, sejumlah pengunjung karaoke pun panik.

Mengetahui ada keributan, sejumlah petugas dari Polsekta Panakkukang langsung menuju lokasi kejadian. Setelah diperiksa, petugas menemukan seorang anggota kepolisian dari Polres Bulukumba tengah tertidur tak sadarkan diri di ruang karaoke di lantai dua. Mereka pun langsung mengamankan rekannya sesama anggota Polri itu.

Namun, Kedua anggota polisi itu membantah dituduh sebagai pelaku perusakan. Tapi aparat yang sadar tetap menggiring keduanya, guna kepentingan penyelidikan. Jika terbukti bersalah, mereka akan dikenakan sanksi. Terlebih berdasarkan aturan, anggota polisi dilarang keras memasuki tempat hiburan kecuali sedang menjalankan tugas.(lec/r17)


 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]