Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Transportasi
Menanti Penggabungan Mobil dan Kereta
Thursday 26 Jun 2014 23:49:24

Moda transportasi terbaru yang menggabungkan mobil dan kereta gantung.(Foto: twitter)
TEL AVIV, Berita HUKUM - Sebuah moda transportasi yang menggabungkan mobil dan kereta gantung akan dibangun untuk pertama kali di Tel Aviv, Israel. Sebagai percobaan, rel sepanjang 500 meter akan dibangun di atas kampus Industri Penerbangan Israel (IAI).

Perusahaan skyTran, selaku pembuat jaringan tersebut, menyatakan uji coba akan berjalan pada akhir 2015.

Setelah itu, menurut skyTran, pembangunan jaringan komersial bakal menyusul.

Direktur Eksekutif skyTran, Jerry Sanders, mengatakan rencana pembangunan rel di IAI sebagai sebuah terobosan.

Konsep itu menggunakan kapsul-kapsul yang melintasi rel magnet seperti kereta gantung guna menghindari lalu lintas di darat. Setiap kapsul berkapasitas dua orang dan mampu mencapai kecepatan 70km/jam.

Di masa mendatang, pelanggan bisa memesan tiap-tiap kapsul di stasiun yang diinginkan menggunakan telepon pintar atau smartphone.

Proyek skyTran ini dirancang diterapkan di berbagai negara, termasuk India dan Amerika Serikat. Namun, kesuksesannya tergantung dari uji coba di Israel.

SkyTran, yang berbasis di taman riset Pusat Antariksa AS di California, berharap konsep mereka akan merevolusi moda transportasi.

“Moda transportasi ini tidak terlalu menakutkan, lebih murah ketimbang membangun rel kereta, dan menggunakan bagian dari lanskap perkotaan, berjarak 6 meter dari permukaan tanah,” kata Joe Dignan, pakar perkotaan.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Transportasi
 
Bayar Tiket Parkir Bukan Berarti Kendaraanmu Aman
 
Kemenhub Harus Kaji Kembali Pembatasan Penjualan Tiket di Pelabuhan Bakauheni
 
Kemenhub Didesak Atasi Mahalnya Harga Tiket Moda Transportasi Darat, Laut, dan Udara
 
Pemerintah Diingatkan Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Terkait Impor KRL
 
Kaji Ulang Wacana Jalan Berbayar di DKI Jakarta
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]