Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 

Marinir Tangkap Polisi Pelindung Bandar Narkoba
Wednesday 05 Oct 2011 19:26:07

Meksiko terpaksa menurunkan pasukan Marinir untuk menangkap oknum polisi yang melindungi kartel narkoba di sejumlah provinsi di negara tersebut (Foto: AP Photo)
MEKSIKO CITY (BeritaHUKUM.com) – Pasukan keamanan Meksiko menangkap 18 pejabat kepolisian yang diduga terlibat dalam kartel narkoba Zetas.

Penangkapan ini berlangsung di kawasan timur negara bagian Veracruz, bersama sembilan narapidana kasus narkoba lainnya yang melarikan diri dari penjara dua pekan lalu.

Seperti dikutip laman BBC, Rabu (5/10), dalam penangkapan itu juga ditemukan data yang berisi daftar komandan polisi yang dibayar oleh kartel narkoba. S

Selama ini kepolisian Meksiko memang disinyalir terlibat dalam perdagangan narkoba sehingga perang melawan narkoba tidak berjalan maksimal di negara ini. Untuk itu, pemerintah Meksiko kini menerjunkan tentara dan marinir untuk memerangi korupsi di kepolisian.

Penangkapan terhadap belasan petinggi kepolisian ini berlangsung selama lima hari. Marinir mendapatkan informasi dari seorang penduduk likal yang membawa mereka ke desa Rancho Viejo, tempat dimana sembilan buronan bersembunyi.

Dalam sebuah pernyataan media disebutkan bahwa sembilan napi tersebut berniat untuk bergabung dengan kartel Zetas. Sementara 18 pejabat polisi yang ditangkap diduga terlibat korupsi karena menerima uang suap sebesar 2.000 dan 10.000 peso atau sekitar 140-720 dolar AS per bulan dari kartel Zetas, agar mereka bisa bebas beroperasi.

Para pejabat polisi itu juga memberikan perlindungan keamanan bagi kartel Zetas. Kebanyakan dari mereka adalah perwira tingkat kota.

Rendahnya gaji dan kurangnya pendidikan tampaknya yang menjadi alasan kenapa para pejabat kepolisian ini mau menerima uang suap dari kartel narkoba Zetas.(bbc/sya)



 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]