Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penembakan
Lagi-Lagi, OTK Bersenjata Bedil Supir Truck Hingga Kritis
Friday 14 Jun 2013 11:15:14

Supir pedagang kelontong yang bernama M Khalilullah saat terbaring di Rumah Sakit.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Lagi-lagi, sekira pukul 03:00 WIB telah terjadi aksi penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terhadap supir pedagang kelontong yang bernama M Khalilullah (19) warga Desa Glumpang Bungkok Kecamatan Glumpang Baro Kab Pidie. Akibat penembakan itu, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Idi Rayek Kabupaten Aceh Timur.

Informasi yang diterima pewarta BeritaHUKUM.com, pelaku meletuskan senjata apinya ke arah Truk Intercooler BL 9033 PB yang datang dari arah Medan-Banda Aceh di sekitar Desa Glumpang Payung Kecamatan Sungai Raya Kota Langsa yang dikemudikan oleh korban Muhammad Khalillulah.

Kronologinya, saat itu sopir (korban) sedang dalam perjalananan dari arah Medan menuju Banda Aceh, sekira pukul 03:00 WIB, tepatnya di dekat Desa Glumpang Payung tikungan Aluerangan. Kemudian abang Korban bernama Nasrullah (25) yang dalam keadaan tertidur lalu terbangun, dan segera turun dari mobil karena terkejut mendengar suara ledakan seperti ban pecah.

Setelah itu, masing-masing memeriksa ban depan dan belakang. Sontak saja, korban (Khalilullah) merasa kesakitan dan setelah dilihat ternyata bokong kanan korban sudah terkena tembakan dan mengeluarkan darah segar. Sementara posisi Truk yang terkena tembak adalah pegangan pintu sebelah kanan. Kemudian abang korban menjalankan Truk kembali dan meminta pertolongan ke Polsek Peurlak Timur. Hingga akhirnya korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur.

"Adik saya diketahui telah tertembak dibagian bokongnya, dan langsung saya larikan ke rumah sakit," ujar abang korban, Nasrullah, kepada pewarta BeritaHUKUM.com, Jum'at (14/6).

Sementara itu, Kapolsek Peurelak Timur, Iptu Masri, membenarkan insiden penembakan tersebut. Dan saat ini pihaknya sudah menejunkan anggotanya untuk mengejar kawanan pelaku tersebut.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Penembakan
 
• PM Australia menjenguk 'pahlawan sejati Australia' Ahmed el Ahmed yang berhasil merebut senjata pelaku penembakan masal
 
• 3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat
 
• Kapolri Janji Ungkap dan Proses Hukum Kasus Baku Tembak Sesama Anggota Polri secara Transparan
 
• Rumdis Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Geger, Satu Anggota Polisi Tewas Ditembak
 
• Polisi Tetapkan Ipda OS Tersangka Kasus Penembakan di Tol Bintaro
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]