Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Penembakan
Kasubdispenum AU: Pimpinan TNI AU Belasungkawa dan Dukacita, Menyesalkan Kejadian Penembakan
2018-12-26 14:11:33

Tampak Kasubdispenum AU Letkol Sus M Yuris saat jumpa pers di Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (26/12).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kasubdispenum AU Letkol Sus M Yuris menyampaikan belasungkawa dan dukacita KSAU atas meninggalnya Letkol CPM DK tadi malam. TNI AU akan menanggung semua biaya pemakan dan akan menyediakan sampai pemakaman selesai. Pimpinan TNI AU menyesalkan kejadian ini, berharap tidak terjadi lagi peristiwa seperti ini.

"Saya sampaikan sambil menunggu proses penyidikan tersangka serda JR yang sudah ditahan dipangkalan TNI Lanud Halim Perdana Kusuma, untuk mendapatkan proses penyidikan oleh Pom AU," kata Kasubdispenum AU Letkol Sus M Yuris saat jumpa pers di Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (26/12).

Kita harus mengedapankan asas praduga tak bersalah atas pengakuan tersangka JR. TNI AU dalam menyikapi insiden ini, akan transparan dalam proses hukum sampai selesai prosesnya.

Seperti disampaikan Kapendam Jaya Kolonel Kristomei Sianturi ini murni kriminal. Bukti maupun saksi di TKP, tidak mengindikasikan kejadian yang direncanakan.

"Mohon tidak ada asumsi ataupun persepsi yang disangkutpautkan dengan isu-isu lain," ujarnya.

Untuk persyaratan memegang senjata di TNI AU, telah melakukan tes psikotes dan sudah dijalani yang bersangkutan pada Mei 2018 dan hasilnya layak untuk memegang senjata.

"Kebetulan pelaku TNI AU sudah dilakukan pemeriksaan Patpom Lanud Halim, serda JR memiliki surat izin menggunakan senjata dari November 2018 dan berlaku sampai November 2019," tambahnya.

Kejadian malam itu terjadi, kemungkinan dikatakan Kapendam bahwa yang bersangkutan berada di bawah pengaruh alkohol. Akibat kejadian serempetan di jalan menjadi emosi.

Peristiwa penembakan terhadap Letkol CPM DK terjadi di Jatinegara, Jakarta Timur, pada Selasa (25/12) malam. Kala itu Letkol Dono tengah mengendarai mobil dinas TNI randis norek 2334- 34.(bh/as)


 
Berita Terkait Penembakan
 
PM Australia menjenguk 'pahlawan sejati Australia' Ahmed el Ahmed yang berhasil merebut senjata pelaku penembakan masal
 
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat
 
Kapolri Janji Ungkap dan Proses Hukum Kasus Baku Tembak Sesama Anggota Polri secara Transparan
 
Rumdis Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Geger, Satu Anggota Polisi Tewas Ditembak
 
Polisi Tetapkan Ipda OS Tersangka Kasus Penembakan di Tol Bintaro
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]