Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
#2019GantiPresiden
Kaos bertuliskan #2019GantiPresiden Laku Keras Diserbu Warga
2018-04-10 10:50:50

Tampak suasana penjualan kaos #2019GantiPresiden yang digelar di depan Islamic Center, Koja, Jakarta Utara.(Foto: BH /hmb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kaos bertuliskan #2019GantiPresiden, membawa angin segar bagi sejumlah pedagang. Pasalnya, dagangan kaos yang digelar di depan Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, diserbu warga yang membeli.

Pantauan pewarta BeritaHUKUM.com, di depan Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Senin (9/3), tampak beberapa dari ratusan pedagang yang khusus menjajakan dagangan kaos bertuliskan 2019 ganti presiden #2019GantiPresiden laku keras diserbu warga.

Warga begitu antusias mendapatkan kaos tersebut. Bahkan warga yang datang berbondong-bondong tersebut sempat mengundang kemacetan disepanjang jalan Islamic Center.

Norman, salah seorang pedagang kaos tersebut, mengaku penjualan kaos terbilang ramai sekali pembeli. Dalam satu hari ini kaos bergambar #2019GantiPresiden itu laku terjual.

"Belum lama digelar, warga langsung memburu kaos yang lagi musiman ini. Dan kaosnya sudah terjual 100 potong," ucap pria asal Padang ini mengaku dagangan kaosnya laku keras.

Untuk harga kaos tersebut dijualnya cukup bervariasi mulai dari 40 ribu hingga 50 ribu rupiah dengan berbagai jenis ukuran mulai dari anak hingga dewasa.

Sementara itu, Ny. Hamidah, salah satu pembeli mengaku tak tanggung-tanggung memborong 10 potong sekaligus. Rencananya kaos yang ia beli ini akan dibagikan kepada keluarganya dan teman teman kerjanya.

Perempuan ini kepincut dengan kaos tersebut lantaran menginginkan presiden baru di tahun 2019, karena ada sosok calon presiden baru yang diidolakannya.

"Saya sih pinginnya tahun 2019 akan datang, butuh sosok presiden baru yang peduli dengan rakyat kecil seperti saya ini. Nah, kebetulan ada yang menjual kaos seperti ini jadi pas bangetlah dengan keinginan saya," celotehnya.(bh/hmb)


 
Berita Terkait #2019GantiPresiden
 
Masyarakat Sumbar Antusias Sambut Kedatangan Aktivis #2019GantiPresiden Neno Warisman dan Fadli Zon
 
Aparat Pelaku Persekusi Harus Dilaporkan
 
Gerakan Emak Emak Peduli Rakyat 'GEMPUR' Unjukrasa di Mabes Polri
 
Agus Riewanto: Gerakan #2019GantiPresiden Merupakan Gejala Makar
 
Tagar #2019GantiPresiden, Propaganda Politik dan Kurang Mendidik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]