Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 

Istana Tidak Mengetahui Biaya Pernikahan Ibas-Aliya
Monday 21 Nov 2011 19:40:13

Edhie Baskoro Yudhoyono dan Siti Rubi Aliya Rajasa (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Pihak Kepresidenan tidak mengetahui biaya pernikahan putra sulung Presiden SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dengan putri Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Siti Rubi Aliya Rajasa (Aliya). Namun, seluruh biaya itu sama sekali tidak menggunakan anggaran negara.

"Saya tidak mengerti berapa biayanya. Tapi diharapkan rangkaian acara ini, memiliki nilai unsur yang sakral dan relijius, untuk itu pembiayaannya ditekan sesederhana mungkin," kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrian Pasha kepada wartawan di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/11).

Pihak Istana, lanjut dia, juga berharap para tamu undangan yang hadir dalam acara pernikahan Ibas Yudhoyono dan Aliya Rajasa untuk tidak membawa hadiah. Pasalnya, penerima tamu tidak akan menerima hadiah dari tamu undangan.

“Imbauana itu sudah dicantumkan dalam undangan yang dibagikan. Itu sudah diketahui. Itu malah menjadi suatu hal yang dipertanyakan, kalau tiba-tiba ada yang membawa sesuatu," jelas Julian.

Ia pun meminta para tamu untuk membawa surat undangan, karena yang tidak memiliki undangan tidak diperkenankan masuk. "Itu sudah menjadi bagian khusus yang akan dilaksanakan Paspampres sebagai pihak keamanan," tandasnya.

Julian juga menambahkan bahwa pihak Istana sudah memenuhi langkah hukum atas pelaporan gratifikasi atas segala hadiah yang diterima kedua mempelai dari para tamu. Jika memang harus ada laporan kepada KPK, Istana Kepresidenan akan membuat laporan. “Kami pasti akan lapor kepada KPK soal penerimaan hadiah nanti,” imbuh dia.

Sebelumnya diberitakan, LSM Bendera melansir biaya pernikahan Ibas-Yudhono mencapai Rp 12 miliar. Sebelum menggelar resepsi pernikahan, kedua calon mempelai akan menggelar sejumlah rangkaian acara. Akad nikah akan dilangsungkan di Istana Cipanas pada 24 November nanti dan resepsi pernikahan akan diberlangsungkan di JHCC Jakarta pada 26 November.(dbs/wmr)


 
Berita Terkait
 
•
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]