Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Presiden
Inilah 7 Proyek yang Diresmikan Presiden di Kaltim
Thursday 25 Oct 2012 09:33:25

Penandatanganan dan sekaligus peresmian 7 proyek di Balikpapan, Kaltim (Foto: Ist)
BALIKPAPAN, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono pada Rabu (23/10) kemarin meresmikan 7 (tujuh) proyek infrastruktur di Balikpapan, Kaltim.

Berikut tujuh proyek yang diresmikan Presiden:

1. Terminal Peti Kemas Kariangau (TPK)

Terminal ini dibangun secara bertahap sejak 2008 hingga 2012 dengan anggaran sekitar Rp 731,09 miliar. Sumber pendanaan berasal dari APBN, APBD Provinsi serta kas PT Pelindo IV (Persero). Uji coba operasional pelabuhan telah dilakukan pada 30 Agustus lalu dengan 20 unit kapal, yang membawa 2600 Teu kontainer dan kapasitas bongkar muat 25 box/hari/crane.

2. Bandara Kalimarau, Berau

Dikembangkan oleh Pemprov Kaltim dan Pemkab Berau, dengan anggaran sekitar Rp 460 miliar. Bandara kini telah siap beroperasi, dan bangunan utama telah selesai dibangun, sementara bangunan penunjang sudah dalam kondisi 75 persen. Maskapai yang telah masuk ke Bandara Kalimarau adalah Batavia dan Sriwijaya untuk tipe Boeing, Kalstar (propeler), serta Trigana Air. Diharapkan ke depan jumlah maskapai yang masuk ke Kalimarau akan bertambah seiring dengan pertumbuhann ekonomi di Kabupaten Berau, khususnya sektor pariwisata.

3. Pabrik Pupuk Kaltim 5 Bontang

Saat ini tengah dikerjakan di atas lahan milik Pupuk Kaltim dengan investasi sekitar Rp 6,1 triliun. Pekerjaan tersebut telah mencapai progress 30 persen, dan ditargetkan mulai operasional tahun 2014.

4. Pengembangan Bandara Sepinggan, Balikpapan

Pengembangan bandara dibagi menjadi 3 paket dengan investasi sekitar Rp 1,5 triliun. Paket I yang merupakan pekerjaan terminal kargo, hanggar A1, apron, apron servis building, gedung administrasi, shelter alat berat, ekspedisi muatan udara, dan kantor maskapai. Saat ini pembangunannya mencapai 73 persen. Paket 2 meliputi pekerjaan terminal penumpang dengan luas 110.000 m2 dengan daya tampung 10 juta penumpang/tahun. Saat ini progress pembangunannya mencapai 14 persen. Paket 3 meliputi pekerjaan infrastruktur flyover, jalan, area parkir, dengan progress pembangunan 24 persen. Paket 4, pekerjaan hanggar A2, apron, tower, saat ini dalam proses DED, dan rencana fisik diselesaikan Juli 2013, operasional Oktober 2013.

5. Pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB)

Dibangun dengan pola pembiayaan multiyears contract APBD Provinsi senilai Rp 696 miliar. Saat ini pembangunan di sisi darat telah mencapai 13,8 persen, dan ditargetkan selesai tahun 2013. Luas terminal penumpang 15.000 m2 dengan daya tampung 2,5 juta penumpang/tahun. Setelah pembangunan bandara, juga tengah dilakukan pelebaran dan peningkatan jalan akses menuju bandara dengan lebar 15 meter dan panjang 21 Km.

6. Proyek Centralized Crude Terminal (CCT) PPU

Ini adalah proyek yang dikembangkan oleh PT Pertamina sebagai pengembangan dan terminal minyak mentah yang sudah ada saat ini. Proyek senilai Rp 4,4 triliun ini pembangunannya dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama akan dikembangkan hingga 8 juta barel minyak mentah, dan pada tahap kedua akan dikembangkan hingga 15 juta barel.

7. Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional Maloy

Luas kawasan industri adalah 5.305 Ha, dimana pada tahap awal adalah 1.000 Ha. Maloy saat ini tengah diusulkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) oleh Pemprov Kaltim bersama Trans Kalimantan Economic Zone, dengan nilai investasi mencapai Rp 4,8 triliun.(skb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Presiden
 
• Syarief Hasan: Kita Harus Taat Konstitusi dan Demokrasi
 
• Tolak Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Melalui Dekrit, HNW: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Kekuasaan
 
• HNW: Usulan Projo Masa Jabatan Presiden 2,5 Periode Tak Sesuai Dengan Konstitusi
 
• HNW: Kejagung Harus Usut Perusahaan Sawit Yang Sponsori Penundaan Pemilu
 
• HNW Mengajak Bangsa Indonesia Konsisten Menjalankan Konstitusi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]