Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kemensos
Ini Harapan Mensos Kepada Penyuluh Sosial Se-Indonesia
2018-09-07 08:21:06

Tampak Mensos Agus Gumiwang (tengah) dalam acara Temu Karya Nasional Penyuluh Sosial.(Foto: BH /mos)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Sosial Agus Gumiwang menyampaikan harapannya kepada seluruh Penyuluh Sosial di Indonesia untuk bisa berkontribusi lebih baik lagi ke depan.

Hal itu perlu diterapkan guna meningkatkan sumber daya manusia serta mensosialisasikan berbagai program pemerintah, terlebih yang berkaitan dengan lingkup sosial.

"Kita semua menyadari dengan SDM yang terdidik dan terlatih tentu akan melahirkan SDM yang tangguh dan berkualitas, ini disebut juga investasi ekonomi dan sosial. Maka dengan kegiatan ini akan terbentuk SDM yang siap berkarya, siap bekerja menghadapi revolusi industri 4.0, literasi digital, dan wirausaha muda yang kreatif dan inovatif," kata Mensos dalam sambutannya di acara Temu Karya Nasional Penyuluh Sosial yang diadakan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis (6/9).

Agus mengatakan Penyuluh Sosial memegang peranan penting dalam menyampaikan program-program pemerintah untuk bisa sampai di tengah-tengah masyarakat.

"Mereka ini yang menyosialisasikan ke daerah-daerah sehingga masyarakat daerah-daerah itu bisa tahu bahwa ada program-program begitu banyak dari Kemensos sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya.

Mensos juga menyampaikan beberapa bidang yang menjadi fokus dari penyuluh sosial dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sehari-hari.

"Jadi banyak sekali masyarakat yang tidak tahu bahwa kita punya berbagai macam program. Ini tugas dari para penyuluh untuk sosialisasikan termasuk untuk menyukseskam program tersebut," ujarnya.

Sekedar informasi, dalam kegiatan tersebut kurang lebih diikuti oleh 560 penyuluh sosial dari berbagai Provinsi, Kabupaten/Kota.(bh/mos)


 
Berita Terkait Kemensos
 
HNW Menyayangkan Melemahnya Program Perlindungan Sosial Pemerintah di Tahun 2023
 
HNW Kritisi Penghapusan Ditjen Penanganan Fakir Miskin
 
Tugas Utama Berantas Kemiskinan, Bukan Hapus Ditjen Fakir-Miskin di Kemensos
 
Kejadian Lagi di Lombok, Risma Marah-marah dan Adu Mulut dengan Warga yang Menuntut Bansos
 
Soroti Kinerja Kemensos, Bukhori: Negara Mesti Hadir Melindungi Anak Yatim
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]