Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Notaris
Ikatan Notaris Indonesia Akan Segera Melaksanakan MoU dengan POLRI dan MPPN
Tuesday 11 Jun 2013 09:12:59

Ketua Umum Ikatan Notaris Indonesia DPP-INI, Andrian Djuani.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Ikatan Notaris Indonesia DPP-INI Andrian Djuani, yang merupakan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Bali beserta enam jajaran pengurusnya mendatangi kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Senin (10/6) kemarin.

Andrian Djuani selepas menemui Menkum HAM Amir Syamsudin mengatakan kepada para wartawan tentang kedatangannya sebagai laporan resmi terkait hasil (KLB) di hotel Patra Bali (23/5) lalu.

Andrian mengatakan, "saat (KLB) di Bali, Menkum HAM tidak dapat hadir, namun Pak Wamen yang hadir, jadi ini kami ingin bertemu Pak Menteri dan Alhamdulillah sudah diterima tadi dengan baik," ujarnya.

Pak Menteri berpesan kepada kami agar pertahankan (INI) sebaik-baiknya. Pak Menteri juga mengatakan kaitan dengan pasal 66, yang telah dilakukan uji materi di Mahkamah Konstitusi dua minggu lalu.

Pak Menteri setuju bila dibuat adanya Memorandum of Understanding (MoU) antara 3 pihak yaitu (INI), Kepolisian RI dan Majelis Pengawas Pusat Notaris (MPPN), dan beliau minta segera direalisasikan.

"Walaupun ada (MoU) kami dengan pihak Kepolisian pada tahun 2005 lalu, namun nantinya terbaru ada 3 pihak, yaitu (INI), (MPPN), dan (POLRI), agar memberikan jalan keluar dalam hilangnya satu prase di Pasal 66," katanya.

"Juga untuk menentramkan anggota Notaris di daerah terkait bila dilakukan panggilan-pangilan oleh penyidik Kepolisian di daerah," pungkas Ardian.(bhc/put)


 
Berita Terkait Notaris
 
• Oknum Notaris Dilaporkan ke Bareskrim Polri atas Dugaan Penggelapan Dokumen Klien
 
• Laporan Terhadap Notaris Otty Hari Ditolak, Rudyono: Ini Berbahaya Bagi Masa Depan Hukum Indonesia
 
• Dirjen AHU: GRIPS Penting Bagi Notaris untuk Cegah TPPU
 
• Pernah Diputus, Uji Ketentuan Wadah Tunggal Organisasi Notaris Dinyatakan 'Mutatis Mutandis'
 
• Ikatan Notaris Indonesia: MKN Tidak Berfungsi Sebagai Pembela Notaris
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]