Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Guru
Guru Demo Istana Tuntut Gaji Tunjangan
Wednesday 26 Dec 2012 11:04:35

Aksi demo para guru di depan Istana Merdeka, Rabu (26/12).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ratusan Forum Pendidikan dan Pelatihan Guru Profesional (FPPGP), melakukan aksi demo di depan Istana Merdeka. Para Guru dari Jawa Barat ini, melakukan aksinya untuk menuntut sertifikasi pelatihan, dan menuntut tunjangan gaji pokok satu bulan.

Dalam aksinya, mereka mempertanyakan biaya tunjangan sekitar 2 juta yang dinyatakan gagal pada tangal (27/9) lalu, yang ujian diklat dan dinyatakan tidak lulus oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). "Dan kami dinyatakan tidak memenuhi kriteria Kelulusan Minimal (KKM)," ujar Budi, salah seorang guru pendemo dari Bekasi, Rabu (26/12).

"Kami menuntut agar kami diperhatikan, boikot ujian jangan diselenggarakan oleh pihak (UPI), kami disuruh ujian lagi selama 10 hari, dan kami tidak mau," kata Budi.

Aksi ini mendapat pengawalan ekstra ketat dari aparat kepolisan sektor Metro Gambir dan dibantu juga oleh Polres Jakarta Pusat. Terlihat Kapolsek Metro Gambir, AKBP Tatan Dirsan turun dan ikut berdialog dengan para guru ini.

"Sertifikasi merupakan penghargaan terhadap kami para guru, mengapa musti ditahan, kan angarannya sudah ada, kami menduga ini ada sesuatu dibalik ketidak lulusan kami," teriak para guru.

Saat ini, sudah enam perwakilan para guru yang diterima, dan sedang berdialog dengan pihak Istana Kepresidenan. Hingga berita ini diturunkan, aksi para Guru ini terus berlangsung di depan Istana Merdeka Jakarta Pusat.

AKBP Tatan Dirsan mengatakan, akan menurunkan satu kompi untuk keamanan, sekalian untuk pengamanan malam Natal dan siaga Malam Natal dan Tahun Baru.(bhc/put)


 
Berita Terkait Guru
 
Hari Guru Nasional, Psikiater Mintarsih Ingatkan Pemerintah Agar Segera Sejahterakan Para Guru
 
Profesi Guru Harus Mendapat Perlindungan Hukum dalam Menjalankan Tugas
 
HNW Kembali Perjuangkan Keadilan Anggaran Dan Rekrutmen Guru Agama
 
Gaji Guru P3K Tertunggak 9 Bulan, Ratih Megasari: Kemendikbud Ristek Harus Respon Cepat
 
Wakil Ketua MPR Tolak Penghapusan Ayat Tunjangan Profesi Guru
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]