Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Pemilukada
Gugatan Rieke-Teten, MK Gelar Sidang Pemaparan Bukti
Friday 22 Mar 2013 18:33:40

Gedung Mahkamah Konstitusi.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahkamah Konstitusi menggelar Sidang Gugatan Hasil Pemilihan Gubernur Jawa Barat yang dimohonkan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki memasuki agenda pemaparan bukti, Jumat (22/3).

Rieke-Teten menghadirkan dua saksi yang membeberkan tindakan pihak pasangan Aher-Deddy yang mereka laporkan sebagai money politics dan penyalahgunaan kuasa birokrasi.

Raden Salamun salah satu saksi Rieke-Teten yang merupakan warga Bekasi menyampaikan adanya pembagian uang pihak Aher-Deddy pada 11 Februari 2013. "Saya diminta untuk menghadiri sebuah pertemuan, disana disampaikan bahwa warga akan mendapat bantuan Rp 100 juta dalam bentuk Bantuan Kemasyarakatan Mandiri, dan dalam bantuan itu, kami juga diminta untuk merekrut warga lainnya," kata Salamun saat sidang.

Pasangan nomor urut 5 tersebut menghadirkan 13 orang saksi dalam sidang hari ini. Mereka adalah Raden Salamun, Asep Rahmat, M Ridwan, M Furqon, Wahyu Heriyanto, Jamaludin, Asun, Ambar Jayusman, Abdul Hadi Junaedi, Dedeh Mintarsih, Nanang, Misteri Mustakim, dan Supriatna.

Sebagaimana diketahui pasangan Rieke-Teten menggugat Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tiap-Tiap Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada 4 Maret 2013.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Pemilukada
 
Pemerintah: Penyelesaian Sengketa Pemilukada oleh MK Sudah Tepat
 
Ahli Pemohon: KPU Melanggar Hak Konstitusional, Pemilukada Maluku Harus Diulang
 
Saksi KPU Kab. Cirebon: Proses Pemilukada Berjalan Baik, Lancar, dan Sesuai Aturan
 
Hasil Pemilukada Prov. Maluku Utara Putaran Kedua Digugat ke MK
 
KPU Biak Numfor Tolak Dalil Pemohon
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]