Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Haji
Dirjen P2PL Berbagi Tips Kesehatan Bagi Calon Jamaah Haji
Monday 03 Sep 2012 14:16:33

Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Tjandra Yoga Aditama (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tidak sampai satu bulan lagi, yakni akhir September 2012, kloter pertama jamaah haji Indonesia akan berangkat ke Arab Saudi, dan disusul oleh kloter - kloter berikutnya sampai menjelang hari Wukuf. Sebagai persiapan 1 - 2 bulan kedepan, maka mulai hari ini para calon jamaah sebaiknya melakukan 7 hal terkait kesehatan.

Ketujuh hal tersebut menurut Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Tjandra Yoga Aditama dalam keterangannya yang diterima pada, Senin (3/9), antara lain, periksakan kesehatan anda secara rinci, sebaiknya ke dokter yang biasa anda kunjungi atau ke dokter terdekat, agar dapat dideteksi kemungkinan penyakit dan masih ada waktu 1 - 2 bulan untuk mengatasinya.

"Kalau memang punya penyakit kronik yang memerlukan obat secara teratur, pastikan ada persiapan obat selama di tanah suci", ujarnya.

Disampaikan, jika memang menurut dokter yang biasa menangani di Tanah Air memang ada masalah kesehatan, maka mintakan surat keterangan dari dokter itu, untuk diserahkan ke dokter kloter nantinya.

"Kalau dari sekarang sudah tahu siapa dokter kloter atau dokter rombongan bila ONH plus, maka ada baiknya segera bicarakan dengan dokter kloter tentang masalah kesehatan anda, dengan membawa surat dari dokter yang biasa merawat", terangnya.

Selain itu, mulai sekarang lakukan olah raga teratur, setidaknya jalan kaki, 3 atau 4 kali per minggu. Ingat bahwa dalam perjalanan haji minimal ada 4 rute jalan kaki yang cukup jauh seperti Tawaf, Sai, jalan dari hotel atau pondokan ke masjid dan dari kemah di Mina ke tempat melontar jumroh. Belum lagi kegiatan jalan kaki lain misalnya ziarah, atau bukan tidak mungkin juga berbelanja.

Tjandra Yoga menambahkan, kalau akan berangkat bersama orang tua aatau orang lanjut usia, apalagi yang memang sudah sakit, maka persiapan lebih rinci harus sudah disiapkan sekarang, termasuk pengetahuan tentang menyewa kursi roda, kemungkinan ikut safari wukuf dan lain - lain.

Disamping pengetahuan manasik haji, maka sebaiknya, kata dia, mulai saat ini diharapkan dapat mengenal dan mempelajari, membaca dan banyak bertanya tentang fasilitas dan pelayanan kesehatan yang ada di Arab Saudi pada musim haji, mulai dari petugas kesehatan kloter, pelayanan kesehatan di sektor, Balai Pengobatan Haji Indonesia, RS Arab Saudi dan lain-lain.

Ia juga menganjurkan untuk mulai sekarang, mumpung belum terlalu disibukkan untuk persiapan pakaian, travel, manasik dan lain-lain, maka perlu untuk menyediakan waktu membaca berbagai tulisan tentang situasi penyakit di Arab Saudi pada musim haji.(rm/ipb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Haji
 
• Kasus Kuota Haji IKA PMII UI Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum
 
• DPR dan Pemerintah Sepakat BPIH 2025 Sebesar Rp 89,4 Juta, Turun Dibandingkan 2024
 
• Abdul Wachid: Pansus Haji untuk Perbaikan, Bukan Politisasi
 
• Biaya Haji 2024 Resmi Ditetapkan Rp56 Juta per Jemaah
 
• Kesiapan Asrama Haji Banten untuk Jadi Embarkasi 2024 Perlu Dukungan Banyak Pihak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]