Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Terorisme
Densus 88 Mabes Polri Tembak Mati DPO Teroris
Wednesday 01 Jan 2014 09:39:17

Ilustrasi. Tim Densus 88.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Densus Antiteror 88 Mabes Polri berhasil mengerebek sebuah rumah kontrakan di Gang H Hasan di Jalan KH Dewantoro, RT/ RW 04/07, Kelurahan Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, sejak Selasa (31/12/2013) malam hingga selasa shubuh dan akhirnya berhasil menembak mati 6 tersangka Teroris dan meleumpuhkan seorang diantaranya.

Diduga sementara, sekelompok teroris yang tinggal di kontrakan tersebut, sebelumnya sudah sejak lama di intai dan diikuti gerak geriknya, dan dalam penggerebekan yang berlangsung hampir 8 jam. pada awal mula satu di antaranya lebih dulu tewas ditembak ketika mencoba kabur, sementara satu lagi ditangkap, dan 5 lagi yang tidak mau menyerah dan terus melakukan upaya perlawanan juga tewas dan meregang nyawa di dalam kamar mandi kontrakan tersebut.

Kelima kantung jenazah terduga teroris, langsung dievakuasi dari rumah kontrakan mereka yang digerebek Detasemen Khusus Antiteror 88 Mabes Polri, ke RS Sukanto Kramat Jati untuk segera di aoutopsi. dengan mengendarai 3 mobil ambulans.

"Tim DVI mengevakuasi korban hari ini 5 (jenazah), tadi malam kita evakuasi 1 (jenazah) untuk identifikasi," Kabiddokes Polda Metro Jaya diganti Kombes Pol Hariyanto di RS Polri, Rabu (1/1).

Dirumah kontrakan berukuran 10 x 12 meter milik Ibu Zainab tersebut sudah hampir 3 bulan para tersangka Teroris ini bersembunyi dan merancanakan aksi-aksi terornya, dimana rumah tersebut agak tersembunyi dan dekat rimbunan pohon bambu berlokasi di ujung Gang H Hasan, Jalan KH Dewantoro, RT/ RW 04/07, Kelurahan Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten

Dugaan sementara, ke semua tersangka yang tewas merupakan pelaku teror maut selama ini merupakan jaringan pelaku aksi penembakan anggota polisi di Pondok Aren, Tangerang Selatan dan Vihara Ekayana di Jakarta Barat. Mereka merupakan jaringan kelompok Abu Umar, yakni Nurul Hak dan Fauzi, sejauh ini wartawan masih menunggu informasi resmi dari Mabes Polri.(bhc/put)


 
Berita Terkait Terorisme
 
Hendardi: Penanganan Paham Radikalisme, Terorisme dan Intoleransi Harus Diperkuat
 
Nasir Djamil: Jangan Sampai Ada Stigma Penanggulangan Terorisme Terkait Agama Tertentu
 
IMMH UI: Perlu Adanya Refleksi terhadap Regulasi Anti Terorisme
 
Beda dengan Kapolri, Pengamat Terorisme Sebut Teroris ZA Bukan 'Lone Wolf'
 
Tengku Zulkarnain: Istilah Ekstremis Umumnya Dilontarkan Penjajah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]