Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 

Dataran Dieng Perlu Ditanami Tanaman Keras
Friday 05 Aug 2011 02:42:00

Istimewa
*Untuk Menjaga Ketersediaan Air dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

SEMARANG-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diminta untuk menanam tanaman keras di sekitar lereng Penggunungan Dien. Jenis tahanan tersebut adalah kopi, the, jeruk dan lainnya. Langkah ini harus dilakukan sebagai upaya untuk menyerap air hujan ke dalam tanah.

Pemanfaatan tanaman kopi, teh maupun jeruk ini juga dilakukan masyarakat Kecamatan Batu, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Selain bermanfaat untuk menyelematkan lingkungan, upaya ini juga menambah pendapatan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat setempat.
“Masyarakat Batu, Jawa Timur, sukses menanam tanaman tersebut di kawasan dataran tinggi. Dengan pemanfaatan lahan untuk tanam jeruk, kopi maupun teh, resapan air yang dihasilkan juga bisa dioptimalkan fungsinya,” kata anggota Fraksi PPP DPRD Jateng, Istajib AS di Semarang, Kamis (4/8).

Sebaliknya, menurut dia, kalau dataran Dieng dibiarkan gundul, sejumlah daerah akan merasakan dampak kelangkaan air beberapa tahun kedepan. Untuk itu, mulai dari sekarang penyelematan lingkungan harus dilakukan, setidaknya untuk kebutuhan air di beberapa kabupaten, yakni Wonosobo, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap.

“Kami minta kepada Gubernur Jawa Tengah untuk mengkoordinasikan masalah ini dengan pemerintah pusat dan kabupaten di kawasan Gunung Dieng. Pasalnya, kalau dalam jangka waktu 3-5 tahun hal ini tidak diatasi secara integral, potensi kerugian dan kerusakan lingkungan akan membahayakan masyarakat sekitarnya,” tandas Istajib.(mic/sya)


 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]