Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 

Besok, Polri Beberkan Identitas Jenazah Pengebom Gereja
Monday 26 Sep 2011 18:33:53

Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo (Foto: Istimewa)
BOGOR (BeritaHUKUM.com) – Kapolri Jendral Pol. Timor Pradopo berjanji akan mengungkapkan hasil penyidikan atas jenazah terduga pelaku bom gereja pada Selasa (27/9). Pasalnya, tim identifikasi hingga kini masih harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium atas DNA jenazah serta sejumlah orang yang diduga merupakan anggota keluarganya.

"Tidak bisa cepat. Kami harus melakukan pemeriksaan serta tes ilmiah dan masih menunggu hasil pmeriksaan laboratorium. Mudah-mudahan (Selasa, 27/9) besok, sudah dapat diketahui dan akan diberitahuka kepada masyarakat," kata Timur Pradopo kepada wartawan di Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (26/9).

Dari Jakarta dilaporkan, seorang wanita berjilbab mengendong anak yang diduga anggota keluarga terduga pelaku bom bunuh diri, dijemput petugas untuk diperiksa di RS Polri Kramatjati. Ada pula seorang laki-laki dan perempuan dalam rombongan kecil itu. Mereka diarahkan petugas untuk memasuki ruang forensik RS untuk keperluan identifikasi dengan jenazah tersebut.

Keberadaan wanita yang diduga berusia 20-30 tahun, diduga menjalani pemeriksaan petugas diketahui wartawan, setelah ia meninggalkan RS Polri itu melalui pintu samping ruang rawat tahanan. Wanita itu langsung bergegas menuju mobil Toyota Kijang Innova bernopol asal Semarang. Begitu pula dengan seorang laki-laki dan perempuan itu. Mobil yang mereka tumpangi melaju disusul dengan iringan mobil lainnya.

Berdasarkan keterangan yang didapat wartawan, wanita dan anak kecil itu merupakan istri dan anaknya dari terduga pelaku bom bunuh diri. Sedangkan laki-laki dan perempuan setengah baya tersebut, diduga orang tua dari terduga pelaku. Mereka dipanggil untuk menjalani tes DNA serta memeriksa jenazah tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, terduga pelaku bom Solo disebut-sebut mirip identitasnya dengan buron bom masjid di Mapolres Cirebon. Salah satu buron tersebut bernama Achmad Yosepa Hayat. Ia merupakan satu dari lima DPO jaringan teroris pengebom masjid pada April lalu. Polisi pun dikabarkan juga terus mengejar para buron lainnya yang sudah diketahui identitasnya itu.(mic/bas/bie)


 
Berita Terkait
 
•
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]