Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 

Atasi Kebakaran Hutan, Pemerintah Bikin Hujan Buatan
Tuesday 13 Sep 2011 01:49:03

Ilustrasi hujan buatan (Foto: Dok. BPPT)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Pemerintah bikin hujan buatan untuk mengatasi kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Upaya ini dianggap paling efektif ketimbang memadamkannya melalui darat dengan peralatan seadanya.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) Zainal Ariffin, informasi dari Deputy Tanggap Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hujan buatan di Kalimantan akan dibikin pada 15 September mendatang.

Wilayah yang akan mendapat hujan buatan adalah Palangkaraya, Kalimantan Tengah; dan Banjarmasin; Kalsel. Sedangkan di Sumatra yang melipuiti Palembang dan Riau sudah dilakukan pada Minggu (11/9). "Saat ini kami terus berkoordinasi dengan BNPB untuk menyiapkan pelaksanaan hujan buatan tersebut," ujar Zainal, seperti diberitakan Antara, Senin (12).

Ia mengatakan, hujan buatan dibikin untuk mengatasi kekeringan yang semakin parah serta kebakaran hutan dan lahan. Total dana yang digelontorkan pemerintah untuk membikin hujan buatan di empat daerah itu mencapai Rp 10,5 miliar.

Zainal mengakui di Kalsel sebagian petani justru menolak hujan buatan karena mereka khawatir garam yang digunakan sebagai bahan baku hujan buatan akan merusak tanaman pertanian mereka.(mic/ind)


 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]