Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penembakan
Akibat Bercanda Dengan Senpi Briptu Heriawan, Tembak Sucurity Hingga Tewas
Tuesday 05 Nov 2013 23:35:58

Ilustrasi, Penembakan (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Seorang Sucurity komplek seribu ruko menjadi korban dari letusan senjata api oknum Anggota Brimob. Kali ini korban tewas ditempat Baharudin,(34) salah seorang Security didaerah Taman Palem Seribu Ruko Cengkareng, Jakarta Barat, jebnazah korban rencananya akan di aoutopsi ke RSCM.

Adapun kronologis kejadiaan, menurut sumber BeritaHUKUM.com. Pada pukul 20.00 Wib, Anggota protokol Mako Korps Brimob atas nama Briptu Heriawan, mendatangi pos Security dan bertemu dengan korban Baharudin beserta rekan-rekan lainya.

Selanjutnya, Briptu Heriawan yang bertugas sebagai Chief Security melaksanakan tugas di post security tersebut seperti biasa, di pos pintu masuk pertama seribu ruko, dan memeriksa anggota security.

Namun tiba-tiba Briptu Heriawan bercanda kepada salah Security Baharudin, dengan menodong senjata jenis revolver dan berkata "kamu lama-lama saya tembak", ujar Heriawan, menurut penuturan sumber dilokasi kejadian.

Dan tanpa disengaja, tiba-tiba senjata revolver milik Anggota Brimob tersebut meletus tepat kearah perut korban.

Karena panik Briptu Heriawan, langsung melarikan diri ke arah Depok dan melaporkan kejadian tersebut ke Provos Mako Korps Brimob Depok.

Untuk sementara Briptu Heriawan ditahan di sel Provos Korps Brimob, dan hingga saat ini anggota opsnal beserta provos masih meminta keterangan terhadap Briptu Heriawan.(bhc/put)


 
Berita Terkait Penembakan
 
PM Australia menjenguk 'pahlawan sejati Australia' Ahmed el Ahmed yang berhasil merebut senjata pelaku penembakan masal
 
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat
 
Kapolri Janji Ungkap dan Proses Hukum Kasus Baku Tembak Sesama Anggota Polri secara Transparan
 
Rumdis Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Geger, Satu Anggota Polisi Tewas Ditembak
 
Polisi Tetapkan Ipda OS Tersangka Kasus Penembakan di Tol Bintaro
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]