Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Rohingya
Warga Kaltim Berdemo Mengecam Tindakan Biadab pada Krisis Rohingya
2017-09-06 06:49:00

Tampak suasana aksi demo berbagai elemen warga Kaltim yang mengecam tindakan Biadab pada krisis Rohingya.(Foto: BH /gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Aksi demo dengan turun ke jalan hingga ke depan kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mengecam dan dengan tegas mengutuk sikap pemerintah pemenang nobel perdamaian Aung San Suu Kyi maupun militer Myanmar, atas krisis kemanusiaan yang terjadi kepada penduduk muslim Rohingya di negera bagian Rakhine.

Aksi demo mengecam tindakan biadab tersebut di pelosok tanah air dan hal yang sama juga dengan umat muslim di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan aksi demo dengan turun ke jalan.

Selain elemen masyarakat dari umat muslim di kota tepian juga hal yang sama dilakukan umat Budha di Samarinda yang juga turut mengecam aksi tidak biadab atas prikemanusiaan terhadap muslim Rohingya, di Myanmar tersebut.

Penyampaian petisi kecaman, baik dari forum kebangsaan dan umat Budha di Samarinda Kaltim, melalui silaturahmi tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan menyikapi situasi terkini di Rohingya, yang diselenggarakan di Buddhist Center, jalan DI Panjaitan, Samarinda.

Dalam menyikapi krisis kemanusiaan di Rohingya, pimpinan majelis agama Budha Kaltim, menyatakan sikapnya yang dibacakan oleh Pandita Hendri Suwito dihadapan peserta silatirahmi di Buddhist Center, Samarinda, Selasa (5/9).

Pernyataan sikap Umat Budha Samarinda Kaltim, sebagai berikut:

1. Umat Budha Kaltim mengutuk dengan keras tindakan biadab yang dilakukan militer, serta oknum Bhiksu Budha di Myanmar, karena tidak sesuai dengan ajaran sang Budha.

2. Mendesak pemerintah pusat, melalui pemerintah daerah untuk meminta Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengambil sikap.

3. Menghimbau umat Budha Kaltim untuk membantu muslim Rohingya, baik yang berada di Myanmar maupun di lokasi pengungsian.

Setelah menyampaikan pernyataan sikap, elemen masyarat Kaltim yang tergabung dalam forum kebangsaan melakukan konfoi menuju ke kantor Gubernur Kaltim.(bh/gaj)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Rohingya
Indonesia Dituntut Ambil Peran Tuntaskan Genosida Rohingya
Sekitar 6.700 Muslim Rohingya Tewas dalam Sebulan, kata MSF
BKSAP Sesalkan KTT ASEAN Tidak Bahas Rohingya
Protes ke Aung San Suu Kyi, Bob Geldof Kembalikan Penghargaan
DK PBB Tuntut Myanmar Akhiri Kekerasan Terhadap Rohingya
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Polres Jakbar Menangkap Kawanan Perampok Bersenpi, 1 Orang Begal Tewas
Industri Tambang Harus Apresiasi Lingkungan
'Aisyiyah dan Kemenlu Sepakat Membawa Misi Perempuan Sebagai Agen Perdamaian
Kejahatan Serangan Siber Rugikan AS Hingga Rp1.477 Triliun
Yusril Mengajukan Gugatan ke Bawaslu dan Berencana Pidanakan Komisioner KPU
Panglima TNI Dijadwalkan Membuka Rakernas Gerakan Pramuka
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polres Jakbar Menangkap Kawanan Perampok Bersenpi, 1 Orang Begal Tewas
Yusril Mengajukan Gugatan ke Bawaslu dan Berencana Pidanakan Komisioner KPU
Komplotan Penyidik KPK Gadungan Kasus Zumi Zola Ditangkap Polisi
Komentar Berbagai Pihak atas Viral Video Anies Baswedan Dicegat Paspampres
PKS 'Ngemis' Posisi Wapres ke Jokowi dan Akan Tinggalkan Gerindra?
Dhawiya Anak 'Ratu Dangdut' Elvi Sukaesih Ditangkap Tim Ditnarkoba
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]