Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Papua
Wabup Pelinus Balinal: Masyarakat Ilaga Tak Perlu Merasa Takut untuk Beraktivitas
2022-08-04 10:52:27

Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Puncak Papua, Pelinus Balinal.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Puncak Pelinus Balinal mengatakan bahwa kondisi Pasar Ilaga saat ini sudah mulai kondusif. Tak hanya pada teritorial pasar, bahkan keamanan di Ilaga secara keseluruhan saat ini sudah terjaga.

Pelinus mengatakan, dengan terjaganya keamanan di Ilaga ini, dia berharap agar masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa tanpa perlu merasa terancam.

Dia menambahkan, keamanan di Kabupaten Puncak sudah dijamin oleh pihak pemerintah, serta pihak TNI/Polri. Oleh karena itu, ketakutan yang menghalangi masyarakat harus dihindari.

"Saya tegaskan bahwa keamanan di Ilaga saat ini sudah terjaga. Situasi sudah kondusif. Masyarakat tak perlu lagi takut akan hal-hal yang tidak semestinya ditakuti. Perihal keamanan, pihak pemerintah dan TNI/Polri sudah bekerja keras dan memastikan bahwa kondisi saat ini sudah mulai aman," kata Pelinus, Rabu malam (3/8).

Harapan Pelinus supaya masyarakat beraktivitas seperti biasa sebetulnya didorong oleh keinginan agar masyarakat di Kabupaten Puncak tidak stagnan akibat ancaman dan ketakutan.

Berhentinya aktivitas masyarakat juga berarti kerugian bagi masyarakat itu sendiri. Misal, berhentinya aktivitas ekonomi juga akan secara langsung membuat pemasukan masyarakat berhenti.

"Untuk itu saya berharap agar masyarakat tidak lagi takut untuk beraktivitas seperti biasa. Kegiatan masyarakat harus berjalan, harus pulih kembali. Masyarakat saat ini tidak perlu lagi khawatir," pungkas Pelinus.(rls/bh/amp)


 
Berita Terkait Papua
 
• TNI-Polri Mulai Kerahkan Pasukan, OPM: Paniai Kini Jadi Zona Perang
 
• Pemilik dan Masyarakat Papua Geruduk Kementerian LHK, Desak Menteri Usut Indikasi Mafia Tanah dan Hutan Adat di Jayapura Selatan
 
• Kejati Pabar Penjarakan SA Mantan Pimpinan PT Bank Pembangunan Daerah Papua
 
• Willem Wandik Sampaikan Sakit Hati Masyarakat Papua atas Pernyataan Menko Polhukam
 
• Pelinus Balinal Sebut Keamanan, Perdamaian dan Persatuan sebagai Prioritas di Kabupaten Puncak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]