Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
BUMN
Tolak Outsourcing GEBER BUMN Demo di HI
Monday 12 May 2014 13:16:36

Masa aksi dari Gerakan Bersama Badan Usaha Milik Negara (GEBER BUMN) demo Tolak Outsourcing dengan longmarch dari Bundaran Hotel Indonesia ke kontor Kementerian BUMN Jakarta.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sekitar seratusan masa aksi dari Gerakan Bersama Badan Usaha Milik Negara (GEBER BUMN) kembali melakukan aksi demontrasi dan long march dari Bunderan Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat menuju Kementerian BUMN.

Pendemo juga terdiri dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang meminta penyelesaian masalah "outsourcing" di Kementerian BUMN, dimana selama ini masalah outsourcing masih belum tuntas dan terus di gantung oleh Direksi dan Menteri BUMN.

"Kami meminta BUMN serius untuk menyelesaikan soal tenaga alih daya outsuorcing yang menjadi bom waktu," ujar salah seorang kordinator aksi dari atas mobil komando di Jakarta, Senin (12/5).

Pendomo melakukan konvoi dengan puluhan sepeda motor dan mobil memutari bunderan HI dan aksi ini membuat arus lalu lintas menjadi terhabat.

Selanjutnya pendemo, GEBER BUMN menuju Kementerian BUMN sambil terus berorasi dan menerikakn yel-yel "hidup buruh."

Pendomo juga meminta upah dan hak-hak normatif pekerja BUMN dan lainnya, agar tetap dibayarkan selama sesuai dengan peraturan perundang-undangan, serta tidak ada PHK kecuali dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan, aksi ini mendapat pengawalan yang ketat dari puluhan aparat kepolisian SABHARA dari Polda Metro Jaya.(bhc/put)


 
Berita Terkait BUMN
 
Pakar Koperasi: Justru Erick Thohir yang Lakukan Pembubaran BUMN
 
Kasus Dugaan Korupsi PLN Batubara, Kejati DKI Kumpulkan Data dan Keterangan Sejumlah Pihak
 
Legislator Desak Batalkan IPO PT Pertamina Geothermal Energy
 
Terkait Anggaran Proposal Rp100 Miliar Acara Temu Relawan Jokowi di GBK, Ini Klarifikasi Mantan Sekjen Projo
 
Komisi VI Setujui Tambahan PMN 3 BUMN
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]