Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
BUMN
Tifatul Harapkan Bank BUMN Berlaku Adil Pada Masyarakat Kelas Bawah
2016-03-02 17:16:07

Anggota Komisi VI DPR-RI Tifatul Sembiring.(Foto: jaka/parle/iw)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi VI DPR-RI Tifatul Sembiring mempertanyakan perlakuan ketidakadilan Bank-Bank dibawah naungan BUMN kepada kalangan masyarakat bawah. Menurutnya banyak masyarakat yang membutuhkan pinjaman modal untuk usaha dan sebagainya dari Bank, namun para pelaku perbankan memberikan syarat pinjaman dengan ketentuan sangat umum.

"Itu pertanyaan inti saya adalah masalah keadilan, ukuran standarnya bagaimana mengukur orang yang diberi pinjaman standarnya bagaimana, sama atau beda," kritis Tifatul dalam RDP Komisi VI DPR dengan Deputi bidang usaha Jasa Keuangan, Jasa Survai dan konsultan BUMN dan Dirut PT Bank Mandiri, PT. BNI, PT. BRI, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, (1/3).

Dalam komentarnya, Tifatul yang merupakan Anggota Dewan dari dapil Sumatera Utara I ini, seakan menunjukkan keraguannya pada pelaku perbankan di bawah naungan BUMN untuk berpihak pada masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Politisi dari Farksi Partai Keadilan Sejahtera ini mengharapkan, agar Bank-Bank BUMN dapat bijaksana menghadapi masyarakat kelas bawah, karena menurutnya ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam pemerataan kesejahteraan nasional.

"Untuk Bank BRI yang memiliki cabang banyak sampai ke daerah-daerah terpencil dan desa-desa harus bisa melayani rakyat dengan baik," tegasnya.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini berargumen, meskipun pelaku usaha perbankan memiliki orientasi bisnis to bisnis namun aspek keberpihakan pada masyarakat berpenghasilan rendah harus diutamakan.

"Karena masyarakat ini di samping dia tidak punya modal, mereka juga tidak banyak paham tentang sistem perbankan oleh sebab itu harus mengutamakan masyarakat bawah," pinta Tifatul kepada Dirut Bank BUMN.(eko/dpr/bh/sya)


 
Berita Terkait BUMN
 
Pakar Koperasi: Justru Erick Thohir yang Lakukan Pembubaran BUMN
 
Kasus Dugaan Korupsi PLN Batubara, Kejati DKI Kumpulkan Data dan Keterangan Sejumlah Pihak
 
Legislator Desak Batalkan IPO PT Pertamina Geothermal Energy
 
Terkait Anggaran Proposal Rp100 Miliar Acara Temu Relawan Jokowi di GBK, Ini Klarifikasi Mantan Sekjen Projo
 
Komisi VI Setujui Tambahan PMN 3 BUMN
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]