"Kita sudah tahu Jokowi tidak" /> BeritaHUKUM.com - Tanggapi Video Setan Merah, Ruhut Sebut Jokowi Ingkar Janji

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Jokowi
Tanggapi Video Setan Merah, Ruhut Sebut Jokowi Ingkar Janji
Sunday 06 Apr 2014 14:04:05

Don't Change The Winning Team (Jokowi-Ahok) OFFICIAL.(Foto: Arjuna Tanpa Panah)
JAKARTA, Berita HUKUM - Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul turut angkat bicara terkait munculnya video youtube berjudul 'Don't Change The Winning team (Jokowi-Ahok)". Dalam video yang berdurasi 3.45 menit itu, Jokowi-Ahok dipisahkan dan dicekik oleh setan merah.

"Kita sudah tahu Jokowi tidak mampu menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur DKI selama 5 tahun, dia ingkar janji," ujar Ruhut saat dihubungi, Jakarta, Jumat (4/4).

Menurut Ruhut, Jokowi tidak etis maju sebagai Capres 2014 lantaran telah bersumpah menjabat sebagai Gubernur Jakarta selama 5 tahun kepada semua warga ibu kota. Selain itu, belum tampak juga keberhasilan Jokowi dalam membenahi Jakarta seperti halnya macet dan banjir.

"Rakyat sudah semakin cerdas saya kira. Track record Jokowi belum menyelesaikan tugasnya, iya termasuk tidak etis lah," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, beredar video youtube berdurasi 3.45 menit yang diunggah dengan nama 'Arjuna Tanpa Panah'.

Dalam video youtube tersebut, dituliskan akan adanya kekuatan setan merah yang memisahkan pasangan Jokowi-Ahok. Sebab, Jokowi maju sebagai capres 2014 dan meninggalkan Ahok sendirian di Jakarta. Padahal pasangan tersebut merupakan duet yang serasi dalam memimpin ibu kota.

Beragam komentar yang muncul dari penonton setelah melihat isi video yang berjudul 'Don't Change The Winning team (Jokowi-Ahok)'. Seperti akun MrLovemata yang berkomentar "Jangan sedih, ada waktunya untuk bersama, ada waktunya untuk berpisah demi meraih hasil yang lebih baik".

Namun, ada juga yang berkomentar "Jangan pisah plsssss.....plssss tetep di jkt atau nyapres nyawapres bareng" seperti yang ditulis akun bernama nusantara.

Berikut video berjudul, 'Don't Change The Winning team (Jokowi-Ahok)':


Dimana, akun media sosial Youtube: Arjuna Tanpa Panah mengupload 4 hari yang lalu, Selasa (1/4) kini sudah dilihat oleh 26,625 user dengan 265 komentar, "Sadarkah Anda, semenjak masa SOEKARNO-HATTA kita belum pernah lagi menemui duet DWI TUNGGAL sampai kita melihat duet JOKOWI-AHOK memimpin Jakarta? Duet ini menginspirasi kami untuk membuat lagu ini. Karena kami sadar, ini duet yang sangat langka. Inilah DWI TUNGGAL jilid ke-2. Sayang sekali jika mereka berpisah. Tidak adakah jalan untuk tetap menyatukan mereka? Inilah aspirasi kami!" tulisnya.(merdeka/ms/tyo/dbs/bhc/sya)


 
Berita Terkait Jokowi
 
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
Eggi Sudjana Laporkan Jokowi soal Dugaan Ijazah Palsu,Tantang UGM Buka Suara
 
PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]