Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Telekomunikasi
Susah Bersaing, 4 Merek Ponsel Ini Pilih Hengkang dari Indonesia
2019-07-25 12:19:18

JAKARTA, Berita HUKUM - Indonesia dengan banyaknya penduduk menjadi pasar yang menarik, termasuk untuk produsen ponsel. Namun tak semua merek ponsel mampu bertahan di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, merek ponsel memang dipastikan akan kehilangan popularitasnya jika tidak mampu memberikan hal menarik bagi peminatnya.

Tidak mampu mempertahankan popularitas, 4 merek ponsel ini hengkang dari Indonesia.

Melihat pola dan tingkat popularitasnya, ponsel asal China sedang begitu diminati pasar Indonesia.

Sebut saja seperti Xiaomi, Oppo, hingga Vivo. Ponsel asal Amerika, Apple dirasa masih bisa mempertahankan populartiasnya di Indonesia.

Baca Juga : 5 Smartphone Murah dengan Baterai Jumbo, Anti Lowbat

Berbeda dari Apple yang mampu bertahan, beberapa merek ponsel ini malah hengkang dan hengkang dari pasar ponsel tanah air. Alasannya beragam dan sulit dipahami.

Sedikit mengingat masa kejayaan deretan ponsel tersebut, berikut tim HiTekno.comrangkum 4 merek ponsel yang hengkang dari Indonesia.

1. Lenovo

Merek ponsel Lenovo pernah mendapat sorotan saat ponsel asal China lainnya belum datang dan menguasai pasar Indonesia.

Tidak sepenuhnya menghilang dari pasar Indonesia, Lenovo mengalihkan produksi ke pihak ketiga yaitu InOne Technology yang bertugas untuk mendesain, membuat, dan menjual produk Lenovo.

Melepas Lenovo pada InOne Technology, Lenovo resmi hengkang dari Indonesia sejak tahun 2018 lalu.

2. LG

Secara global, LG memang diketahui cukup aktif memasarkan berbagai produknya. Sayangnya, untuk pasar Indonesia, LG memutuskan hengkang pada tahun 2018 lalu.

Sebagai ponsel yang sudah berkarya sejak 1990 di Indonesia, LG disebut-sebut tidak mampu bersaing dengan berbagai ponsel China di Indonesia.

3. Blackberry

Merek ponsel selanjutnya yang memutuskan hengkang dari Indonesia adalah Blackberry. Sempat begitu sangat populer, Blackberry terpaksa harus cabut dari ketatnya persaingan pasar Indonesia.

Produk terakhir yang dirilis oleh Blackberry adalah Blackberry Key2 LE yang rilis pada tahun 2018 lalu. Hingga hari ini, masih belum ada lagi produk Blackberry yang rilis ke Indonesia.

4. Sony

Sudah hengkang sejak tahun 2016 lalu, merek ponsel asal Jepang, Sony menyerah dari ketatnya persaingan pasar ponsel Indonesia. Cukup populer pada zamannya, Sony rupanya menyerah dan menyempitkan pasarnya.

Perusahaan ini kabarnya mulai kehilangan pamor di Asia, khususnya Jepang. Sony saat ini hanya dijual di beberapa negara di Eropa yang masih meminati perangkat ini.

Itu tadi deretan merek ponsel yang sudah hengkang alias hengkang dari Indonesia. Ada yang kangen dengan beberapa ponsel di atas?.HiTekno/suara/bh/sya)


Share : |

 
Berita Terkait Telekomunikasi
Legislator: Jangan Jadikan Pemblokiran Internet sebagai Hobi Pemerintah
Susah Bersaing, 4 Merek Ponsel Ini Pilih Hengkang dari Indonesia
Ini Daftar 5 Penguasa Pasar Smartphone Global
Indonesia Hadapi Gugatan Internasional Terkait Pemanfaatan Orbit Satelit
Pastikan Layanan Kartu Prabayar Berlanjut, Masyarakat Diimbau Registrasi Ulang
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi dan Asistennya sebagai Tersangka
Ridwan Hisjam: Golkar Perlu Reformasi Jilid II
Badiklat Kejaksaan Gembleng Ratusan CPNS Menuju SDM Unggul
Korupsi Berkomplot Anggota DPRD Kaltim, KPADK Minta Jaksa Agung Periksa Kembali 6 Tersangka
Legislator Anggap Karhutla Sebagai Bentuk Kegagalan Pemerintah
Tolak Bantuan DKI Jakarta Atasi Karhutla, Warga Riau Sebut Pemprov Riau Sombong
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah
Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]