Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pendidikan
Siapkan Pemimpin Masa Depan, AHY Luncurkan The Yudhoyono Institute
2017-08-11 11:07:32

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Direktur Eksekutif secara resmi meluncukan The Yudhoyono Institute (TYI) saat berpidato.(Foto: BH /rat)
JAKARTA, Berita HUKUM - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Direktur Eksekutif secara resmi meluncukan The Yudhoyono Institute (TYI).

The Yudhoyono Institute (TYI) adalah think thank, non politik praktis, dan fokus pada isu-isu strategis baik lingkup nasional, regional, maupun global, yang berpijak pada tiga pilar yaitu, liberty, prosperity, dan security. Dengan niat dan itikad baik, TYI juga hadir untuk menyiapkan kader-kader pemimpin masa depan, dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pada 100 tahun kemerdekaanya, besar harapan kita, Indonesia akan menjadi negara yang aman dan damai, adil dan sejahtera, serta maju dan mendunia.

"Dengan berdirinya The Yudhoyono Institute ini, nantinya diharapkan dapat melahirkan generasi masa depan, calon pemimpin bangsa yang berjiwa patriotik, berakhlak baik, dan unggul, yang dapat membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan niscaya dapat menjadi bangsa yang memimpin di dunia internasional di masa mendatang," kata AHY, Kamis (10/8).

Sebagimana diketahui, bahwa siangnya sebelum acara peluncuran, AHY diterima Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan The Yudhoyono Institute kepada Presiden Jokowi.

"Saya memohon doa restu kepada Bapak Presiden, sekaligus juga ingin mendapatkan wejangan, nasihat, dan hal-hal lain yang perlu saya jadikan pedoman untuk menyukseskan Institute," jelas AHY.

"Kita bersilaturahim mendiskusikan banyak hal, tidak hanya tentang institute saja tetapi tadi Bapak Presiden Jokowi menyampaikan kepada saya bahwa memang perkembangan dunia begitu cepat, dan anak-anak muda diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya memajukan bangsa, merespons perubahan, cepat beradapatasi dan mudah-mudahan juga bisa membawa berbagai kemajuan," tambahnya.

Dalam pertemuan itu, Presiden Joko Widodo juga menitipkan semangat serta harapan kepada AHY agar The Yudhoyono Institute (TYI) dapat memberikan konstribusi kepada generasi muda bangsa.

"Beliau memberikan semangat dan harapan melalui The Yudhoyono Institute, ada pemikiran-pemikiran yang baik sekaligus juga memotivasi generasi muda termasuk kader-kader pemimpin di masa mendatang, dan inilah tujuan utama dari didirikannya The Yudhoyono Institute," terang AHY.

Peluncuran TYI berlangsung di XXI Ballroom Djakarta Theater pada, Kamis (10/8), dipandu Puteri Indonesia 2008 Zivanna Letisha sebagai pembawa acara, para tamu undangan diajak melihat video profile dari TYI dan hiburan lainya.

Di saat yang bersamaan, juga diluncurkan majalah Startegi, salah satu produk dari TYI. Strategi adalah majalah dua bulanan yang bersisi analisa, pemikiran-pemikiran, serta news update yang membahas seputar masalah politik, ekonomi, dan sosial di Tanah Air dan global. Dengan diluncurkanya Majalah Strategi diharapkan dapat menumbuhkan sifat kritis masyarakat terhadap negara untuk membangun bangsa. Edisi pertama Majalah Strategi ini mengambil tema Indonesia Emas 2045.

Acara ini dihadiri antara lain oleh founder The Yudhoyono Institute, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono GCB AC, patera-puteri mantan Presiden RI ke 6, Duta besar dan perwakilan universitas dan akademi, serta pemimpin media massa.(bh/rat)


 
Berita Terkait Pendidikan
 
HNW: Peraturan Menteri Agama Penanganan Kekerasan Seksual Mestinya Adil dan Masukkan Pendekatan Agama
 
Beri Kuliah Umum Mahasiswa Unair, Firli Bagikan Tips Sukses hingga Jadi Presiden
 
Tiga Kampus Muhammadiyah Ini Masuk Jajaran 10 Universitas Islam Terbaik Dunia Versi Uni Rank 2021
 
HNW Minta Kemenag Tindak Tegas Pemotong Bantuan Pesantren
 
Ratna Juwita Pertanyakan Alokasi Dana Abadi Pesantren Tak Tercantum di APBN 2022
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]