Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Outsourcing
SPSI Purbaleunyi Tuntut Hapus Sistem Outsourcing di DPR Senayan
Thursday 28 Nov 2013 18:28:56

Aksi unjuk rasa SPSI Pt Jasa Marga (PERSERO) Tbk., Cikampek, Purbaleunyi dan Jakarta didepan gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Menuntut hapuskan sistim kerja pengupahan Outsourcing. (Foto : BH/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi demo yang berlangsung didepan gedung MPR/DPR RI oleh pihak Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Jasa Marga (PERSERO) Tbk dari berbagai daerah; Purbaleunyi, Cikampek dan Jakarta, Kamis sore (28/11).

Salah satu Kordinator lapangan (Korlap) SPSI Jasa Marga, Arifin Syarifudin dari Purbaleunyi, Jawa Barat mengatakan dalam orasinya, bahwa aksi ini ditujukan untuk menuntut agar dihapuskannya sistem kerja Outsourcing.

"Memperkerjakan Kembalikan rekan kami yang di PHK, Outsourcing itu manusia bukan robot jadi sudah sewajarnya hapuskan sistem perbudakan modern (sistim Outsourcing)," ujarnya dari atas mobil komando bersaund sistim.

Di tambahnya juga, bahwa Pihak dari Outsourcing sudah pernah melakukan negoisasi dengan Direksi Jasa Marga di akhir bulan Oktober kemarin, namun menurutnya tidak membuahkan hasil yang diinginkan.

"Outsourcing sudah melakukan negosiasi dengan direksi Jasa Marga, tapi tidak ada hasil negoisasi terhadap direksi, itu terjadi di akhir bulan 10 kemarin, makanya kami disini selaku pihak aksi, melakukan aksi unjuk rasa damai yang pertama kalinya didepan gedung MPR/ DPR RI," jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa, Pertemuan dengan pihak DPR komisi IX juga telah dilakukan untuk membicarakan tentang hal Jasamarga dan Outsourcing.

"Utusan dari setiap daerah Jasa Marga, sudah melakukan Pertemuan sama pihak komisi IX tadi," tutupnya menyampaikan.

Aksi unjuk Rasa SPSI Jasa Marga yang berlangsung hingga pukul 17.00 Wib didepan gedung MPR/DPR RI, berlangsung secara aman dan kondusif.(bhc/bar)


 
Berita Terkait Outsourcing
 
Komisi IX Kembali Bahas Outsourcing BUMN
 
Menteri BUMN Sepakat Laksanakan Rekomendasi Panja Outsourcing
 
DPR Diminta Ajukan Hak Interpelasi Terkait Outsourcing BUMN
 
SPSI Purbaleunyi Tuntut Hapus Sistem Outsourcing di DPR Senayan
 
Komisi IX Pertanyakan Progres Rekomendasi Panja Outsourcing
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]