Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Jokowi
Rachmawati: Mobil Esemka, Naik Pesawat Kelas Ekonomi Cuma Manipulasi Jokowi
Monday 30 Nov 2015 05:13:19

Ilustrasi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat turun dari pesawat Kepresidenan Republik Indonesia di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Presiden Joko Widodo ternyata telah membohongi rakyat. Slogan Jokowi pro rakyat juga kesederhanaan rupanya hanya pencitraan semata.

"Dari mobil Esemka, naik pesawat kelas ekonomi, blusukan ke gorong--gorong pasar, tinjau korban asap, semua cuma manipulasi penampilan Jokowi," kritik politisi senior, Rachmawati Soekarnoputri melalui pesan singkatnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/11).

Buktinya, lanjut Racmawati, di tengah utang dan ekonomi sulit saat ini, Jokowi malah membeli Helikopter super mewah, AgustaWestland AW101 yang senilai hampir setengah triliun rupiah. Tak mengherankan jika muncul kecurigaan adanya indikasi korupsi dalam pembelian heli baru kepresidenan tesebut.

"Apakah TNI AU terlibat korupsi makelar pembelian heli AW buatan luar negeri?," tanyanya.

Rachmawati pun menyerukan agar aparat penegak hukum mengusut dugaan penyelewenangan anggaran pembelian heli AgustaWestland AW101 buatan Itali yang direncanakan datang pada pertengahan tahun 2016 mendatang.

"Ayo usut tuntas! jangan jadi republik garong uang rakyat," tutupnya.(wid/rmol/bh/sya)


 
Berita Terkait Jokowi
 
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
PKB Sebut Selain Minta Maaf, Jokowi Juga Harus Sampaikan Pertanggungjawaban
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]