Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pendidikan
Prof Dr Sumaryoto: Wisuda Lulusan Unindra PGRI Siap Hadapi MEA
Sunday 15 Nov 2015 03:57:22

Rektor Unindra Prof.Dr Sumaryoto saat memberikan sambutan di depan para wisudawan/i dan orangtua mahasiswa yang hadir pada acara wisuda ke-47 di TMII,Jakarta, Sabtu (14/11).(Foto: BH/yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Universitas Indraprasta PGRI (Unindra), sudah mewisuda hampir sekitar 30 ribu mahasiswa/i. Acara wisuda yang ke-47 ini akan mewisuda sekitar 2.436 mahasiswa. Sebagai catatan Unindra untuk tahun ajaran 2015 akan mewisuda sekitar enam ribu mahasiswa, dimana pada tanggal 16 Januari nanti sebagai penutup dari rangkaian acara wisuda yang digelar pada tahun ajaran 2015. Wisuda pada hari ini di gelar di Sasono Langen Budoyo,TMII, Jakarta, Sabtu (14/11).

Dalam sambutannya, Rektor Unindra Prof. Dr Sumaryoto, mengatakan "Indraprasta PGRI (Unindra) akan tetap berkomitmen terhadap visi dan misi yang selama ini telah dilakukan dalam hal pengentasan kemiskinan bagi para mahasiswa yang berkeinginan untuk menimba ilmu yang lebih tinggi namun tidak mempunyai biaya," katanya.

"Banyak orang pintar yang ingin menimba ilmu lebih tinggi namun banyak pula orang pintar tersebut adalah orang kaya, dan kadang kita salah dalam memberikan bantuan terhadap mereka, oleh karenanya kita akan terus berupaya untuk mengentaskan bagi orang yang tidak mampu dalam menuntut ilmu," kata Rektor Unindra Prof. Dr Sumaryoto, saat mewisuda para mahasiswa Unindra di Jakarta, Sabtu (14/11).

Mungkin banyak yang bertanya kenapa bisa dalam setahun mewisuda sebanyak tiga kali, hal ini dikarenakan penerimaan mahasiswa pada awal pertama di tahun 2011 kita mempunyai mahasiswa sekitar delapan ribu dan sangat wajar kalau kita bisa mewisuda pada akhir tahun 2015 ini sekitar enam ribu mahasiswa," terang Prof Dr Sumaryoto.

Kami sangat yakin dengan apa yang selama ini kami lakukan dalam hal pembayaran SPP, yang kalau disesuaikan dengan standarisasi maka kita masih jauh dibawahnya, oleh karenanya kami sangat berterima kasih kepada bapak/ibu yang telah mempercayai anak-anaknya untuk nenimba ilmu di Unindra," tambah Rektor Unindra.

Menurut Rektor Prof Dr Sumaryoto, lulusan Unindra akan siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 yang tinggal menunggu waktu. Selain itu Unindra sendiri sangat siap terhadap masuknya MEA, walaupun nantinya akan banyak perguruan tinggi dari sembilan negara akan memasuki Indonesia," tutup Prof Dr Sumaryoto.(bh/yun)


 
Berita Terkait Pendidikan
 
HNW: Peraturan Menteri Agama Penanganan Kekerasan Seksual Mestinya Adil dan Masukkan Pendekatan Agama
 
Beri Kuliah Umum Mahasiswa Unair, Firli Bagikan Tips Sukses hingga Jadi Presiden
 
Tiga Kampus Muhammadiyah Ini Masuk Jajaran 10 Universitas Islam Terbaik Dunia Versi Uni Rank 2021
 
HNW Minta Kemenag Tindak Tegas Pemotong Bantuan Pesantren
 
Ratna Juwita Pertanyakan Alokasi Dana Abadi Pesantren Tak Tercantum di APBN 2022
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]